KAHMI dan HMI Alor Gelar Syafari Ramadan untuk Perkuat Keumatan di Masjid Pelosok

  • 27 Feb 2026 13:55 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimaknai sebagai bulan kemuliaan yang sarat dengan nilai maghfirah, keberkahan, serta pelipatgandaan pahala bagi setiap amal kebaikan yang dilakukan umat Islam. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, serta pengabdian kepada umat.

Dalam rangka menghidupkan semangat tersebut, Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Alor bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Alor menggelar kegiatan Syafari Ramadan sebagai bentuk manifestasi ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Alor, Abri Demang, S.Sos., menyampaikan bahwa Ramadan harus benar-benar dijadikan momentum penting bagi kader dan umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah serta amaliyah sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

“Ramadan ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya dengan menghidupkan nilai-nilai ibadah dan amalan yang telah dicontohkan Rasulullah SAW kepada para sahabat dan umatnya,” ujar Abri Demang kepada rri.co.id dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, terbentuknya Tim Syafari Ramadan tahun ini merupakan inisiatif Bidang Keumatan KAHMI Alor yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Majid Lobang, S.Sos.I., bersama para kader muda. Program ini dirancang untuk menjangkau masjid-masjid terpencil yang masih membutuhkan kehadiran dai serta penguatan keagamaan.

Melalui Syafari Ramadan, KAHMI dan Himpunan Mahasiswa Islam juga mendorong proses perkaderan dengan melibatkan para Dai dan Daiyah muda yang memiliki potensi sebagai imam, muazin, maupun penceramah. Mereka diharapkan mampu menyampaikan nilai-nilai keislaman yang bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadis secara berkelanjutan.

Selain program KAHMI Berbagi, kegiatan Syafari Ramadan tahun 2026 ini juga dimanfaatkan sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui aktivitas dakwah serta kebersamaan dengan umat di pelosok desa.

Abri Demang menambahkan, Syafari perdana telah dilaksanakan pada malam Jumat, 26 Februari 2026, bertempat di Masjid Nurdin, Kampung Nurdin, Kecamatan Alor Tengah Utara. Kegiatan tersebut diikuti oleh tim lengkap yang terdiri atas kader HMI dan KAHMI dengan semangat keumatan yang tinggi.

Menurutnya, masjid-masjid yang berada jauh dari pusat keramaian perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Kehadiran tim Syafari dinilai mampu memberikan motivasi serta semangat baru bagi jamaah di wilayah terpencil.

Sementara itu, Ketua Bidang Keumatan KAHMI Alor, Ustadz Abdul Majid Lobang, S.Sos.I., menegaskan bahwa program Syafari Ramadan akan terus berlanjut sesuai jadwal yang telah disepakati bersama.

“Program Syafari ini akan kami jalankan di sejumlah masjid di pelosok desa sebagai bagian dari komitmen KAHMI dan HMI dalam penguatan keumatan serta spiritualitas umat,” ujar Ustadz Majid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....