Keikhlasan Menjadi Kunci Kualitas Ibadah Puasa
- 25 Feb 2026 09:51 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Menjaga niat dan keikhlasan dalam berpuasa menjadi pesan utama Ngaji Lima Menit (Ngalim) yang disampaikan Ketua Sie Bidang Media Informasi, Penelitian, dan Pengembangan Fatayat NU Kabupaten Alor, Nur Lailatin Azizah, pada momentum Ramadan. Ia menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan ibadah hati yang sangat bergantung pada niat.
Dalam tausiahnya, Nur Lailatin menjelaskan bahwa menahan makan dan minum saja tidak cukup untuk disebut puasa. “Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Yang membedakan puasa seorang mukmin adalah niat dan keikhlasan,” ucap Nur Lailatin. Senin, 24 februari 2025.
Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim, bahwa setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Hal ini menunjukkan kualitas puasa tidak hanya diukur dari lamanya menahan diri, tetapi dari ketulusan hati dalam beribadah.
Nur Lailatin menuturkan, menjaga niat di awal Ramadan biasanya terasa mudah karena semangat ibadah masih tinggi. Namun, tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan niat tetap lurus hingga akhir Ramadan, terutama saat muncul keinginan untuk dipuji atau dinilai baik oleh orang lain.
| Baca juga: Ramadan, Momentum Hijrah Hati |
Menurutnya, puasa merupakan ibadah yang istimewa karena bersifat tersembunyi. Hanya seorang hamba dan Allah SWT yang mengetahui apakah seseorang benar-benar berpuasa dengan penuh keikhlasan atau sekadar menggugurkan kewajiban.
Ia menambahkan, keikhlasan bukan berarti tanpa rasa lelah, haus, atau emosi. Justru ketika seseorang mampu menahan diri dari amarah, lisan, dan sikap yang menyakiti orang lain karena Allah SWT, di situlah nilai puasa semakin meninggi.
Menutup tausiahnya, Nur Lailatin mengajak seluruh sahabat Fatayat menjadikan Ramadan sebagai momentum membersihkan niat dan hati. “Mari kita jadikan Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi latihan keikhlasan agar puasa kita tidak hanya menahan lapar, melainkan juga mengangkat derajat kita di sisi Allah SWT,” ujar Nur Laitin
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....