Ramadan Momentum Kendalikan Ego dalam Keluarga
- 22 Feb 2026 22:21 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Ramadan menjadi momentum penting bagi keluarga untuk memperkuat pengendalian diri dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Nilai puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih pengendalian emosi serta ego dalam kehidupan sehari-hari.
Analis Kebijakan Bimas Islam Kantor Kemenag Alor, Ust. Muhammad Arifuddin, menegaskan bahwa konflik rumah tangga dapat diminimalisir jika setiap anggota keluarga mampu saling menahan diri. Ia menyebut Ramadan sebagai ruang latihan terbaik untuk membangun sikap saling menghormati.
“Dalam rumah tangga harus ada sikap saling menahan diri. Kalau ada yang memancing emosi, tahan dulu. Bisa katakan, ‘Kita sedang puasa, nanti setelah buka atau setelah Ramadan baru kita bicarakan,’” ujarnya. Sabtu, 21 Februari 2026.
Menurutnya, pertengkaran saat berpuasa dapat menghilangkan keberkahan dan mengurangi pahala. Padahal tujuan utama puasa adalah menahan hawa nafsu, mengendalikan ego, serta menjaga hati dari amarah dan kebiasaan buruk.
| Baca juga: Ramadan, Momentum Hijrah Hati |
Ia juga menekankan pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan persoalan keluarga. Adaptasi dan komunikasi menjadi kunci membangun keluarga sakinah, yang bermakna saling menyesuaikan dan saling memahami satu sama lain.
“Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan musyawarah. Salah satu makna sakinah itu beradaptasi, saling memahami dan saling mengerti,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak keluarga menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat nilai kesabaran dan keteladanan. Dengan pengendalian diri yang baik, rumah tangga akan lebih harmonis dan tujuan ibadah puasa dapat tercapai secara utuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....