Kalapas Atambua Bersama Warga Binaan Ikut Tausiyah Ramadhan
- 13 Feb 2026 10:48 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Atambua, Bambang Hendra Setyawan, bersama enam orang Warga Binaan Muslim mengikuti tausiyah virtual, Kamis 12 Februari 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (Kanwil Ditjenpas NTT) ini diikuti secara serentak oleh seluruh Lapas dan Rutan se-NTT. Partisipasi ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Atambua dalam memperkuat pembinaan kepribadian bagi warga binaan.
Tausiyah yang bertemakan "Keutamaan dan Hakikat Ramadhan” dipimpin langsung oleh Kakanwil Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar, berlangsung khidmat melalui media konferensi video (Zoom Meeting). Dalam ceramahnya, Akbar menekankan Ramadhan adalah momentum transformasi diri atau tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) bagi seluruh umat Islam, tak terkecuali bagi warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Hakikat puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan melatih kesabaran, pengendalian diri, dan keikhlasan. Bagi warga binaan, ibadah puasa menjadi sarana introspeksi diri serta memperkuat komitmen untuk berubah. Kegiatan keagamaan seperti salat tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur’an, tausiyah, dan pesantren kilat turut memperkaya pembinaan rohani selama bulan Ramadhan. Hal tersebut sejalan dengan tujuan pembinaan, yakni membentuk pribadi yang lebih baik, sadar akan kesalahan, serta siap kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang positif," kata Akbar.
Kalapas Atambua, dalam sela-sela kegiatan, menyampaikan bahwa partisipasi Lapas Atambua dalam pengajian ini merupakan bagian penting dari program reintegrasi sosial.
"Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi warga binaan untuk memperbaiki hubungan mereka dengan Sang Pencipta. Dengan memahami hakikat Ramadhan, diharapkan mereka memiliki bekal moral yang kuat saat nanti kembali ke masyarakat," ujar Kalapas.
Meskipun dilaksanakan secara virtual, suasana di ruang Media Center Lapas Atambua tampak sangat kondusif dan penuh antusiasme. Salah satu Warga Binaa, Rian, menyimak dengan saksama setiap poin yang disampaikan.
“Saya sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk mendalami ilmu agama melalui tausiyah ini. Walaupun hanya lewat Zoom, pesan dari Kakanwil sangat menyentuh. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk tetap istiqomah beribadah meski sedang berada di tempat terbatas," ucap Kalapas.
Melalui topik "Keutamaan dan Hakikat Ramadhan" ini, diharapkan seluruh jajaran petugas Lapas Atambua dapat meningkatkan integritas dalam bekerja, sementara bagi para warga binaan, kegiatan ini menjadi pemantik semangat untuk menjalani sisa masa pidana dengan sikap yang lebih positif dan religius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....