Ajarkan Puasa Ramadhan Sejak Dini dengan Pendekatan Bertahap

  • 09 Mar 2025 18:45 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Mengajarkan anak berpuasa sejak dini penting untuk membentuk kebiasaan ibadah dalam kehidupan mereka. Penyuluh Agama Ahli Madya Kementerian Agama Kota Kupang, Siti Hamalna, S.HI, menyampaikan bahwa anak dapat mulai diperkenalkan dengan puasa sejak usia tujuh tahun secara bertahap. Hal ini ia sampaikan dalam bincang-bincang dengan RRI Atambua pada Sabtu (8/3/2025).

Menurutnya, usia tujuh hingga sepuluh tahun adalah waktu yang tepat untuk melatih anak berpuasa dengan cara ringan, seperti berpuasa setengah hari atau menunda makan hingga siang. "Pada usia ini, anak-anak masih dalam tahap belajar, jadi orang tua perlu memberikan pemahaman secara lembut dan tanpa paksaan," ujarnya.

Siti Hamalna menekankan pentingnya motivasi agar anak tidak merasa terbebani. Beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua, seperti, memberikan contoh, mengajak dengan bahasa yang menyenangkan, dan melibatkan anak dalam persiapan sahur dan berbuka dapat membuat mereka lebih bersemangat.

Menanggapi pertanyaan soal pemberian hadiah, Siti Hamalna menjelaskan bahwa penghargaan kecil bisa menjadi penyemangat. "Memberikan hadiah bukan berarti menyuap anak agar mau berpuasa, tetapi sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka," katanya hadiah bisa berupa makanan, barang yang mereka sukai dan yang penting bagi mereka.

Namun, ia mengingatkan bahwa motivasi utama harus tetap pada nilai ibadah, bukan sekadar hadiah. Dengan pendekatan yang sabar dan bertahap, anak-anak dapat belajar memahami esensi puasa Ramadhan dan menjadikannya sebagai kebiasaan positif dalam kehidupan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....