Gagal di Piala Dunia 2026, Sejumlah Pelatih Memilih Mundur Dari Kursi Kepelatihan
- 07 Jul 2026 15:51 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua- Meskipun turnamen Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya berakhir, gelombang pengunduran diri para pelatih kepala sudah mulai melanda. Sejumlah juru taktik memutuskan untuk meletakkan jabatan mereka setelah gagal membawa tim asuhannya bersinar di ajang bergengsi ini.
Dikutib dari laman resmi FIFA, Senin 06 Juli 2026, Pelatih Ekuador, Sebastian Beccacece, menjadi salah satu nama pertama yang menyatakan mundur dari kursi kepelatihan. Keputusan radikal ini diambil setelah langkah Ekuador dihentikan oleh Meksiko dengan skor 0-2 pada babak 32 besar.
Nasib tragis juga dialami oleh Sabri Lamouchi yang memilih mundur setelah Tunisia tersingkir tragis di fase Grup F. Tunisia terbenam di dasar klasemen tanpa poin usai kebobolan banyak gol dari Swedia, Jepang, dan Belanda.
Selanjutnya, Steve Clarke juga resmi meninggalkan posisinya sebagai manajer utama dari tim nasional Skotlandia. Kegagalan melaju ke babak gugur dan hanya finis di peringkat ketiga menjadi alasan kuat di balik keputusannya.
Daftar ini kian panjang setelah Miroslav Koubek menyudahi masa baktinya sebagai pelatih kepala tim nasional Ceko. Berada di grup berat bersama Meksiko, Afrika Selatan, dan Korea Selatan, Ceko sama sekali tidak mampu meraih kemenangan.
Langkah serupa diambil Hong Myung-bo yang mundur karena gagal membawa Korea Selatan menembus babak 32 besar. Tim berjuluk Ksatria Taeguk tersebut bahkan tidak mampu bersaing di jalur peringkat tiga terbaik turnamen.
Sementara itu, Marcelo Bielsa, Ronald Koeman, dan Julian Nagelsmann melengkapi daftar pelatih yang memilih menyudahi kontrak mereka. Bielsa kecewa karena Uruguay tersingkir di fase grup, Koeman dan Nagelsmann juga terpukul usai Belanda dan jerman gugur di babak 32 besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....