Kefa Prixe Hadirkan 15 Pebalap Nasional dan Menghidupkan Ekonomi dan Perhotelan
- 31 Mei 2026 20:16 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu-Kejuaraan Open Road Race Kefa Prixe yang memperebutkan piala tetap Bupati TTU tahun 2026, menghadirkan 15 pebalap nasional. Selain itu ada ratusan pebalap lokal dari berbagai daerah di NTT hadir di Kota Kefamenanu bersama kru, ofisial. Selain itu, ada penonton dari berbagai daerah, mulai dari Rote Ndao, Alor, Kota Kupang, TTS, Belu dan lainnya hadir menyaksikan Kefa Prixe di Lintasan Sirkuit Lapangan Oemanu selam 3 hari terhitung Jumat hingga Minggu 31 Mei 2026.
Bupati TTU Yosep Falentinus Dellasale Kebo, saat acara pembukaan pada Sabtu 30 Mei menyampaikan bahwa kejuaraan Kefa Prix bukan sekadar perlombaan mencari yang tercepat di lintasan. Event tersebut merupakan bagian dari upaya Pemda TTU bersama IMI NTT dan IMI TTU serta berbagai stakeholder lain untuk menyediakan wadah yang aman dan profesional bagi generasi muda dalam menyalurkan minat di dunia otomotif.
"Olahraga balap motor mengajarkan disiplin, keberanian, sportivitas, serta penghormatan terhadap aturan. Karena itu, kehadiran kejuaraan resmi seperti Kefa Prix diharapkan mampu mendorong lahirnya pebalap-pebalap muda dari TTU maupun daerah lain di NTT untuk berprestasi di level yang lebih tinggi. Ajang ini juga sekaligus menjadi alternatif positif dibanding praktik balap liar di jalan raya", ujar mantan TNI ini.
Bupati juga mengapresiasi berbagai tim dan kru dari berbagai daerah. Karena ajang Kefa Prix tahun 2026 tidak hanya terdengar dari Sirkuit Lapangan Oemanu. Kehadiran 15 pebalap nasional, bersama ratusan kru, ofisial, dan penonton dari berbagai daerah, ikut menggerakkan UMKM lokal TTU. Bahkan hotel penginapan dan berbagai rumah maka mengalami peningkatan selama event berlangsung. Ini nilai positif untuk mempromosikan Kabupaten TTU ke daerah lain.
"Selaku Bupati, saya percaya bahwa Kejuaraan Kefa Prixe menjadi momentum untuk membangkitkan semangat olahraga otomotif di TTU sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata daerah, penggerak ekonomi dan hiburan positif bagi masyarakat Kota Kefamenanu maupun yang berasal dari daerah lainnya", ujar mantan TNI ini.
Pemda TTU saat ini telah menyiapkan segala sesuatunya untuk membangun arena Road Race permanen di Km 9 Kefamenu. Lahan untuk arena dimaksud sudah tersedia dan saat ini tinggal berproses bersama DPRD TTU supaya disetujui anggaran pembangunan sirkuit. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Pemda TTU maka anggaran yang dibutuhkan untuk membangun arena Road, penginapan dan Paddock sebesar Rp 17,8 miliar", ujar Bupati Falent.
Sementara Ketua IMI Kabupaten TTU, Hendro Meko, menyebut Kefa Prix dirancang bukan hanya sebagai hiburan olahraga. Tetapi juga sebagai sarana pencarian bibit pebalap muda yang berpotensi menembus level nasional. Kejuaraan ini sekaligus menjadi bukti bahwa olahraga otomotif dapat tumbuh sebagai ekosistem yang memberi manfaat luas bagi masyarakat
"Kefa Prix Piala Tetap Bupati TTU 2026 menjadi salah satu agenda otomotif terbesar di Kabupaten Timor Tengah Utara tahun ini. Ajang balap motor tidak hanya melahirkan juara di lintasan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah dan memperkuat identitas Kefamenanu sebagai salah satu pusat olahraga otomotif di Nusa Tenggara Timur", kata Politisi Nasdem ini (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....