Rayon 12 GMIT Polycarpus Atambua Selenggarakan Turnamen Catur Antar Kaum Bapak
- 26 Apr 2026 21:48 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Menyongsong kenaikan Yesus Kristus juga mpererat tali persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan di lingkungan gereja, Rayon 12 GMIT Polycarpus Atambua akan menggelar Turnamen Catur Antar Kaum Bapak yang dikuti seluruh rayon di GMIT Polycarpus Atambua yang berlangsung pada tanggal 1-2 Mei 2026.
Ketua Panitia Turnamen Catur Antar Kaum Bapak Dekrit Panie menyampaikan turnamen catur antar kaum bapa yang mengusung tema “Satu Papan, Satu Iman Mempererat Kasih Persaudaraan Kaum Bapa di Bawah Terang Kristus , menjadi simbol pemersatu Bapak-Bapak dalam kasih persaudaraan.
Ia menambahkan kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat persatuan kaum bapak dibawah naungan GMIT Polycarpus Atambua dengan partisipasi sebanyak 20 rayon.
“Untuk sementara jumlah peserta yang telah mendaftarkan diri, kurang lebih 39 orang,” ucap Dekrit Panie kepada rri.co.id pada Sabtu 25 April 2026 di Aula GMIT Polycarpus Atambua.
Dekrit menjelaskan terkait mekanisme pelaksanaan tanggal 1 pelaksanaan penyisihan dan tanggal 2 akan dilangsungkan final, dalam penyelenggaraan lomba pihaknya telah membangun kerja sama dengan Percasi Belu untuk mendukung agar turnamen yang di langsung berjalan dengan baik,aman dan lancar.

Dalam mengapresiasi keterlibatan semua peserta dalam turnamen ini, panitia telah menyiapkan hadiah menarik bagi peserta berupa, uang tunai,piala dan piagam penghargaan.
Dengan rincian
Juara I Rp1.000.000, + Piala dan Piagam
Juara II Rp750.000 + Piala dan Piagam
Juara III Rp500.000 + Piala dan Piagam
Juara Harapan I Rp400.000 + Piala dan Piagam
Juara Harapan II Rp300.000 + Piala dan Piagam
Juara Harapan III Rp250.000 + Piala dan Piagam
Selain turnamen kaum bapak, Dekrit Panie menambahkan pihaknya telah mencanangkan kegiatan serupa turnamen catur antar pemuda untuk regenerasi dalam menjaring bakat-bakat muda dalam dunia pencaturan.
“Mari kita semua bergabung dan memeriahkan ini, perkuat persaudaraan dengan duduk satu meja, satu papan dalam kasih Kristus,” ucap Dekrit Panie.
Diakhir Dekrit menegaskan dengan semangat “Satu Papan, Satu Iman,” kaum bapa diajak untuk terus berjalan bersama, saling menguatkan, dan menjadi teladan dalam kasih, baik di lingkungan gereja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Di bawah terang Kristus, persaudaraan ini diharapkan terus tumbuh, kokoh, dan menjadi berkat bagi banyak orang. (KM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....