Turnamen Voli Merangsang UMKM di Perbatasan Untuk Bertumbuh

  • 10 Jul 2025 19:35 WIB
  •  Atambua

KBRN, Kefamenanu: Dalam rangka mempererat hubungan solidaritas antara TNI dan masyarakat serta mengembangkan potensi generasi muda di bidang olahraga khususnya bola volley, maka Satuan Tugas Pengaman Perbatasan sektor Barat Yonarhanud DBY/15 menggelar turnamen bola volli memperebutkan piala bergilir Dansatgas Pamtas RI-RDTL.

Turnamen tersebut berlangsung di lapangan volli Desa Haumeniana Kecamatan Bikomi Nilulat pada Kamis (10/7/2025), dimana melibatkan 22 tim putra dan putri sebanyak 8 tim.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud DBY/15, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen tersebut selaras dengan visi-misinya Bupati-Wakil Bupati TTU, Falent Kebo-Kamillus Elu untuk meningkatkan semangat putra-putri perbatasan untuk selalu berprestasi.

"Tidak hanya soal prestasi, tetapi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud DBY/15 juga ingin supaya meramaikan sekaligus meningkatkan perekonomian TTU khusus di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Sebab Pemda TTU saat ini banyak memberdayakan UMKM yang berjejer di area CFD dan saat pasar malam," ujar Letkol Arh Reindi.

Ditekankan Dansatgas Pamtas RI-RDTL, bahwa turnamen Bola Voli di Haumeniana bukan hanya soal kompetisi olahraga, tetapi sebagai ajang untuk membangun sinergi antara TNI dan masyarakat serta meningkatkan semangat juang dan rasa cinta terhadap tanah air bagi masyarakat di wilayah perbatasan", ujar Letkol Arh Reindi.

Sementara Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu, memberikan apresiasi kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud DBY/15 atas inisiatifnya menyelenggarakan turnamen bola voli sebagai kegiatan kemanunggalan TNI dan masyarakat TTU yang berbatasan dengan Timor Leste.

Dikatakan wakil Bupati Kamilus, bahwa turnamen tersebut bukan hanya ajang olahraga tetapi sebagai wadah mempererat persahabatan, membangun solidaritas dan membangun nilai-nilai sportifitas serta semangat juang terhadap masyarakat.

"Jadi kita perlu membuka cara berpikir masyarakat bahwa, wilayah perbatasan bukan hanya garis batas negara. Tetapi beranda wajah bangsa Indonesia, sehingga semangat bela negara, nasionalisme harus terus dipupuk dan turnamen bola voli ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat rasa kebangsaan khususnya bagi generasi muda", kata Kamilus.

Kamilus juga meminta agar semua tim baik putra dan putri menggunakan kesempatan ini untuk menunjukan pentingnya sportifitas dalam setiap pertandingan, sehingga dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif dan menyenangkan. Selain itu, sportifitas selama turnamen berjalan akan membuat kemajuan olahraga bola voli di wilayah perbatasan makin berkembang dan peningkatan kemampuan tim di masa depan (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....