Peserta Paduan Suara Timor Leste Antusias Ikuti Lomba dan Siap Penampilan Terbaik
- 07 Agt 2026 15:04 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Antusiasme tinggi ditunjukkan peserta lomba paduan suara asal Timor Leste dalam mengikuti Lomba Paduan Suara yang menjadi salah satu rangkaian Garuda Sakti Cross Border Fest 2026. Ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Pelataran Plaza Perizinan Timor, Atambua, Kabupaten Belu, ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi seni, tetapi juga sarana promosi pariwisata, ekonomi kreatif, serta memperkuat hubungan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
Lomba paduan suara tersebut diikuti oleh lima tim, terdiri atas tiga tim dari Indonesia dan dua tim dari Timor Leste. Kehadiran peserta dari kedua negara menjadi simbol eratnya kerja sama dan persahabatan yang terus dibangun melalui seni dan budaya.
Salah satu peserta dari Timor Leste, Romo Salvador Gaspar Florindo dari Paroki Santo Antonio Lacluta, Keuskupan Baucau, mengaku bangga dan bahagia dapat menjadi bagian dari kompetisi paduan suara yang dinilainya sangat bergengsi.
Menurutnya, bersama 32 anggota paduan suara, mereka telah melakukan persiapan secara intensif selama tiga minggu. Persiapan tersebut tidak hanya difokuskan pada teknik vokal dan harmonisasi, tetapi juga pembinaan mental agar mampu tampil maksimal di hadapan dewan juri dan para penonton.

"Kami merasa sangat senang dan bangga bisa mengikuti lomba ini. Selama tiga minggu kami telah berlatih dengan sungguh-sungguh, baik dari segi teknik bernyanyi maupun kesiapan mental. Harapan kami tentu dapat memberikan penampilan terbaik," ujarnya Kamis 6 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, dalam perlombaan tersebut timnya akan membawakan satu lagu wajib dan satu lagu pilihan sesuai ketentuan panitia. Namun lebih dari sekadar mengejar prestasi, dirinya berharap kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat Indonesia dan Timor Leste.
"Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat hubungan masyarakat kedua negara. Generasi muda yang menjadi peserta dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, dan belajar teknik bernyanyi satu sama lain," katanya.
Hal senada disampaikan Maestro Paduan Suara Keuskupan Agung Dili, Fidelis Xavier Pereira. Ia mengaku bersyukur karena mendapat kesempatan mewakili keuskupan sekaligus negara Timor Leste dalam ajang bergengsi tersebut.
Menurut Fidelis, lomba paduan suara di kawasan perbatasan menjadi momentum yang sangat baik untuk membangun persahabatan antargenerasi muda melalui musik.

"Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Melalui lomba ini kami bisa mengenal banyak teman dari Indonesia sekaligus berbagi pengalaman dalam dunia paduan suara," ungkapnya.
Ia menambahkan, tim yang dipimpinnya juga telah mempersiapkan penampilan secara maksimal bersama 32 anggota paduan suara agar mampu memberikan hasil terbaik.
"Kami telah berlatih dengan matang dan akan memberikan penampilan terbaik. Kami percaya musik memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat kedua negara tanpa melihat perbedaan," tuturnya.
Pelaksanaan Lomba Paduan Suara Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 akan memperebutkan piala Mentri pariwisata Republik Indonesia.diharapkan lewat kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda yang terus mempererat hubungan Indonesia dan Timor Leste melalui seni budaya. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan vokal, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi, pertukaran budaya, serta memperkuat persahabatan masyarakat di kawasan perbatasan yang selama ini telah terjalin dengan baik
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....