Masyarkat Timor Leste Apresiasi Kegiatan Garuda Sakti Cross Border Fest 2026
- 07 Agt 2026 14:33 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pelaksanaan Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Pelataran Plaza Perizinan Timor, Atambua, Kabupaten Belu, menjadi ajang promosi pariwisata, ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat hubungan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
Mengusung tema "Explore the Border, Feel the Wonder", festival yang berlangsung pada 4 hingga 8 Agustus 2026 ini menghadirkan berbagai kegiatan Lomba paudun suara, penampilan seni, budaya, bazar UMKM jalan santai dan konser musik.
Pembukaan festival berlangsung meriah. Acara diawali dengan penampilan tarian tradisional dari siswa-siswi SMK Cartintes Atambua, kemudian dilanjutkan dengan penampilan paduan suara Schola Cantorum Universitas Católica Timorense dari Timor Leste yang memukau para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Belu Willy Brodus Lay pada Kamis 6 Agustus 2026, sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 di Kabupaten Belu.
Usai mengisi acara Salah seorang anggota paduan suara Schola Cantorum Universitas Católica Timorense, Eli Gonzalu, mengaku bangga dapat diundang untuk tampil dalam ajang internasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan kelompok paduan suara dari Timor Leste merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk mempererat hubungan persaudaraan masyarakat Indonesia dan Timor Leste melalui seni dan budaya.
"Kami merasa sangat bangga bisa hadir dan tampil di Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 untuk menghibur masyarakat Atambua. Melalui musik dan budaya, kami berharap hubungan persaudaraan antara masyarakat Indonesia dan Timor Leste semakin erat," ujarnya.
Eli mengatakan bahwa musik merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat tanpa memandang batas negara. Karena itu, pelaksanaan lomba paduan suara yang digelar Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tidak hanya menjadi wadah bagi para peserta untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang tarik suara, tetapi juga menjadi media memperkuat persahabatan dan saling mendukung antarwarga kedua negara.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi generasi muda Indonesia dan Timor Leste untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta membangun hubungan yang lebih dekat melalui seni.
Ia berharap berbagai kegiatan lintas batas yang diselenggarakan Pemerintah Indonesia dan melibatkan masyarakat Timor Leste dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sehingga hubungan persaudaraan kedua negara semakin kuat.
Pada Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, salah satu agenda utama adalah lomba paduan suara yang diikuti lima tim dari Indonesia dan Timor Leste. Timor Leste mengirimkan dua tim paduan suara, sedangkan Indonesia diwakili tiga tim yang akan memperebutkan piala Mentri Pariwisata.
Melalui festival ini, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tidak hanya mempromosikan potensi destinasi wisata dan ekonomi kreatif di wilayah perbatasan, tetapi juga menjadikan seni dan budaya sebagai jembatan diplomasi masyarakat (people-to-people diplomacy) yang memperkuat hubungan harmonis antara Indonesia dan Timor Leste.
Garuda Sakti Cross Border Fest diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan, sekaligus memperkokoh persaudaraan antara kedua negara yang bertetangga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....