Tutup Pendaftaran DPD PSI Belu Kantongi 10 Kandidat Bakal Calon
- 08 Mei 2024 20:39 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua : Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Yohanes Siku menutup secara resmi tahapan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Belu tahun 2024.
Pada penutupan pendaftaran tersebut Yohanes Siku menjelaskan bahwa Sejak dibukanya pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Belu, PSI Belu berhasil menjaring 10 figur kandidat, baik yang mendaftar sebagai bakal calon bupati dan juga bakal wakil bupati.
Yohanes Siku menjelaskan Dari 10 figur tersebut dirinya sebagai Ketua DPD PSI Belu, juga ikut mendaftarkan diri sebagai calon wakil bupati Belu sesuai arahan pimpinan pusat
"Kita hari ini menutup secara resmi. Sejak di buka hingga pada penutupan hari ini ada 10 kandidat yang mendaftar ke PSI termasuk saya juga sebagai kader diwajibkan untuk ikut mendaftarkan diri sesuai perintah pusat" Ucap Yohanes Siku, Rabu (8/5/2024).
Ketua DPD PSI Kabupaten Belu, Yohanes Siku lebih rinci menjelaskan, DPD PSI Belu mulai membuka pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati sejak 18 April hingga 4 Mei, dan dari 10 figur yang mendaftar 5 mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati, 5 lainnya mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati.
Berikut rincian jumlah dan nama kandidat bakal calon yang mendaftar ke DPD Partai Solidaritas Indonesia kabupaten Belu.
Calon Bupati;
1. dr. Taolin Agustinus
2. Alfonsius G. Loe Mau
3.Serfasius Serbaya Manek
4. Dr.Drs. Aloysius Haleseren
5. Drs. Zakarias Moruk
Calon Wakil Bupati;
1. Marianus Mau Kuru
2. Pius Agustinus Bria
3. Noviany Ivon Sulaiman
4. Drs. Vinsensius B Loe
5. Yohanes Siku.
" ada 10 figur yang daftar di PSI, 5 orang calon bupati dan 5 orang wakil bupati. hari ini kita resmi tutup pendaftaran," ungkapnya di Sekretariat DPD PSI Belu, rabu 8 Mei 2024.
Di akhir penyampaian, Yohanes Siku memastikan berkas para kandidat yang sudah resmi mendaftar akan di bawa ke DPP PSI.
" besok saya bersama Sekretaris dan Bendahara akan mengantar berkas ini ke DPW untuk diproses lebih lanjut," tutup Yohanes Siku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....