Proses Pengolahan Kuliner Lokal Secara Tradisional
- 22 Jul 2024 06:56 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Laku tobe atau ubi kukus
kerucut merupakan makanan lokal masyarakat Timor yang ada
sejak dahulu hingga kini. Dalam proses pengolahan ada sebagian masyarakat yang
melakukannya secara tradisional ada pula yang sudah melakukannya secara
modern.
" Untuk OMK Lingkungan St.Lukas Paroki Tukuneno dalam beberapa ivent melakukan pengolahan secara tradisional,” Demikian disampaikan Maria Roswita Moen Ketua Orang Muda Katolik (OMK) Santo Lukas Paroki Tukuneno di Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Minggu (21/7/2024)
Dimana sebelum melakukan proses pengolahan terlebih dahulu seluruh OMK menyiapkan alat dan bahan yang akan dipergunakan. "Bahan-bahan yang disepersiapkan seperti ubi kayu/singkong, kelapa, gula batu dan air", Kata Roswita.
"Setelah itu menyiapkan alat seperti lesung dan aluk, pengayak, nyiru, periuk tanah, bokor, anyaman kerucut yang terbuat dari daun lontar", Ungkap Roswita. Setelah alat dan bahan telah dipersiapkan selanjutnya melakukan proses pengolahn, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Ambil ubi kayu yang telah dikeringkan kemudian ditumbuk menggunakan lesung dan aluk hingga halus
2. Setelah halus diayak menggunakan pengayak untuk mengambil tepungnya
3. Tepung ubi yang telah halus dicampurkan dengan kepala parut kemudian ditambahkan gula batu dan air secukupnya
4. Masukan adonan yang telah tercampur kedalam anyaman kerucut
5. Dikukus diapi tungku menggunakan periuk tanah selama 15 menit
6. Setelah matang siap disajikan
“ Khususnya bagi anak muda, semoga tidak saja jadi pembeli, tetapi sebagai pelaku usaha dengan menjual laku tobe sebagai makanan lokal masyarakat Timor. Selain itu perlu juga mempertahankan proses pengolahan secara tradisioal sebagai kekhasan dari kuliner lokal yang kita miliki”, Kata Roswita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....