Abon Ikan Ala UMKM Satu Hati Desa Lewalu

  • 29 Okt 2025 22:25 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua:UMKM Satu Hati Desa Lewalu, Kabupaten Alor, kini terus mengembangkan produk olahan hasil laut yang menjadi kebanggaan warga setempat, salah satunya abon ikan tuna khas Lewalu. Produk ini menjadi salah satu hasil inovasi dari kelompok usaha yang berdiri sejak tahun 2021 dan digerakkan oleh para ibu rumah tangga di desa tersebut.

Ketua UMKM Satu Hati, Saleha Tahing, kepada RRI Atambua, Senin (27/10/2025) menjelaskan, pembuatan abon ikan ala UMKM mereka menggunakan bahan dasar ikan tuna segar yang banyak terdapat di perairan sekitar Desa Lewalu. Prosesnya dilakukan secara sederhana namun tetap menjaga cita rasa dan kualitas.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah membersihkan ikan tuna, kemudian dikukus dan disuwir halus. Setelah itu, daging ikan dicampur dengan bumbu khas daerah yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, serai, daun jeruk, dan cabai sesuai selera. Selanjutnya, campuran tersebut digoreng perlahan hingga kering dan berwarna kecokelatan.

“Yang membuat abon kami berbeda adalah penggunaan bumbu alami tanpa bahan pengawet, serta proses penggorengannya yang kami jaga agar tetap renyah dan gurih,” ujar Saleha.

Ia menambahkan, abon ikan produksi mereka sudah banyak diminati konsumen, baik di wilayah Alor maupun di luar daerah. Produk tersebut dikemas dengan rapi dan diberi label Satu Hati sebagai identitas khas Desa Lewalu.

Saleha berharap, dengan semakin tingginya permintaan pasar, UMKM Satu Hati dapat memperoleh dukungan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait dalam hal peralatan produksi dan pelatihan pengemasan agar produk mereka semakin berkembang.

“Harapan kami, produk abon ini bisa menjadi oleh-oleh khas dari Desa Lewalu dan bisa dikenal lebih luas lagi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....