Tung-tung Bukan Sahur, Melodi Nostalgia Bakso Gerobak Keliling

  • 25 Jul 2025 09:34 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Siapa yang tidak kenal dengan tukang bakso gerobak keliling? Suara khas "tung-tung" dari pentungan gerobak seringkali menjadi penanda datangnya kelezatan murah meriah yang siap memanjakan lidah.

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota atau di sudut-sudut kampung yang tenang, kehadiran tukang bakso gerobak keliling selalu dinantikan. Berbeda dengan bakso yang dijual di restoran atau kedai, bakso gerobak keliling punya cita rasa dan daya tarik sendiri.

Ada beberapa hal yang membuat tukang bakso gerobak keliling istimewa, antara lain:

1. Suara Khas yang Menggugah Selera

Sebelum melihat sosoknya, suara pentungannya sudah lebih dulu terdengar. Bunyi itu seperti alarm bagi anak-anak hingga orang dewasa untuk bergegas keluar rumah membawa mangkuk dan uang receh.

2. Gerobak Sederhana Penuh Kenangan

Gerobak kayu yang dimodifikasi menjadi dapur kecil lengkap dengan panci berisi kuah panas, bakso kenyal, dan aneka bahan pelengkap seperti mie, tahu, pangsit, dan sambal.

3. Harga yang Ramah Kantong

Bakso gerobak keliling terkenal dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 15.000 per porsi. Meski murah, rasanya tak kalah nikmat dibanding bakso premium.

4. Interaksi Sosial yang Hangat

Tukang bakso gerobak keliling tak sekedar berjualan, tapi juga sering menjadi teman ngobrol bagi pelanggan setianya. Dari cerita kehidupan sehari-hari hingga kabar terbaru di lingkungan sekitar, obrolan ringan dengan mereka selalu menghangatkan suasana.

Bagi banyak orang, bakso gerobak keliling bukan sekadar makanan, tapi juga bagian dari kenangan masa kecil. Dari rebutan beli bakso sepulang sekolah, sampai menunggu tukang bakso lewat di malam hari sambil ngobrol dengan keluarga. Rasanya, kehangatan bakso gerobak keliling tak bisa digantikan oleh makanan mewah sekalipun. (PM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....