Pisang Wini Pangan Lokal yang Sedang Dikembangkan
- 02 Mar 2025 14:52 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Desa Humusu Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terus mengembangkan potensi pangan lokalnya, salah satunya adalah Pisang Wini. Pisang ini sebelumnya dikenal dengan nama Pisang Dili, namun sejak kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharini pada tahun 2022, namanya diubah menjadi Pisang Wini. Perubahan ini dilakukan saat Mensos meninjau progres pembangunan rumah bagi korban Badai Seroja serta menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kepala Desa Wini, Petrus Kolo, dalam wawancaranya dengan RRI Atambua, Senin lalu mengatakan bahwa Pisang Wini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan jenis pisang lainnya. "Dari segi tekstur, pisang ini lebih padat dan memiliki rasa yang lebih manis. Selain itu, keunggulan lainnya adalah daya tahannya yang tinggi, sehingga tidak mudah rusak saat dibawa bepergian. Meskipun kulitnya menghitam seiring waktu, daging pisangnya tetap bisa dikonsumsi dan dimanfaatkan," kata kepala desa.
Saat ini, Pisang Wini masih dijual dalam bentuk segar oleh masyarakat, tanpa melalui proses pengolahan lebih lanjut. Namun, pemerintah desa telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk mengembangkan pisang ini menjadi produk olahan bernilai ekonomis.
"Kami terus berusaha mengembangkan pisang Wini. Ini agar dikenal luas oleh masyarakat dan mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat desa Wini," ujarnya menambahkan.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan pemanfaatan potensi lokal. Pisang Wini diharapkan dapat menjadi ikon pangan unggulan Desa Humusu Wini, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....