Fokus Kepatuhan Pengobatan dan Keluarga
- 30 Sep 2026 21:05 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Kepatuhan pasien menjalani pengobatan menjadi salah satu kunci dalam penanggulangan tuberkulosis atau TBC di Kabupaten Belu. Pasien TBC membutuhkan dukungan tenaga kesehatan dan keluarga agar pengobatan dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
Pengelola Program TBC Kabupaten Belu Imelda Aldegonda Telik, A.Md.Kep menjelaskan, pengobatan TBC umumnya berlangsung selama enam bulan atau lebih melalui dua tahap. Tahap awal atau intensif berlangsung sekitar dua bulan, kemudian dilanjutkan tahap lanjutan selama empat bulan atau lebih.
Imelda menegaskan pasien tidak boleh menghentikan pengobatan secara sepihak meskipun kondisi kesehatan mulai membaik. “Ketika tidak tuntas minum obat, maka yang terjadi pasien itu tidak sembuh-sembuh, malah sakitnya semakin berat, bahkan bisa sampai pada fatal,” katanya kepada rri.co.id Jumat, 18 September 2026.
Ketidakpatuhan minum obat juga dapat menyebabkan kuman TBC menjadi kebal terhadap obat anti tuberkulosis lini pertama. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pasien mengalami TBC resisten obat sehingga membutuhkan penanganan yang lebih kompleks.
Untuk menjaga kepatuhan pasien, tenaga kesehatan melibatkan Pengawas Menelan Obat atau PMO. “Seorang pasien itu didampingi oleh seorang Pengawas Menelan Obat atau disingkat PMO untuk mengawal pasien minum obat sesuai dengan dosis, jadwal, dan waktu yang sudah ditetapkan,” ujar Imelda.
Keluarga juga berperan memberikan dukungan psikologis, membantu mengingatkan pasien minum obat dan memberikan dukungan moral selama menjalani pengobatan. Selain itu, keluarga perlu memperhatikan asupan gizi pasien untuk mendukung proses pemulihan.
Pencegahan penularan di rumah dapat dilakukan dengan menjaga ventilasi dan pencahayaan, tidak merokok di dalam rumah serta tidak membuang dahak sembarangan. Dengan dukungan keluarga, tenaga kesehatan dan masyarakat, upaya pengendalian TBC di Kabupaten Belu diharapkan semakin kuat menuju eliminasi TBC 2030.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....