Belu Perkuat Penemuan Aktif TBC

  • 30 Sep 2026 20:58 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Dinas Kesehatan Kabupaten Belu memperkuat penemuan aktif kasus tuberkulosis atau TBC hingga ke masyarakat. Strategi tersebut dilakukan untuk menemukan penderita lebih cepat sekaligus memutus mata rantai penularan TBC.

Kepada rri.co.id Pengelola Program TBC Kabupaten Belu, Imelda Aldegonda Telik, A.Md.Kep mengatakan, penemuan aktif dilakukan dengan mendatangi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Selain edukasi, kami sekarang melakukan penemuan aktif langsung turun ke masyarakat, dalam hal ini kita sampai ke desa atau lurah untuk melakukan active case finding,” kata Imelda, Jumat, 18 September 2026.

Kegiatan penemuan kasus juga dilakukan melalui penelusuran terintegrasi dengan dukungan pemerintah pusat. Pemeriksaan gratis tersebut dilaksanakan di 41 lokus di Kabupaten Belu sejak Juli hingga akhir November 2026.

Selain itu, tim Kabupaten Belu melakukan active case finding di 29 lokus yang telah dimulai sejak Agustus dan dijadwalkan berlangsung hingga akhir November. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat penemuan kasus TBC di masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim membawa mobile rontgen untuk mendekatkan layanan skrining kepada masyarakat. “Alat skrining yang dulunya hanya bisa akses di rumah sakit, sekarang kita berupaya untuk mendekatkan layanan skrining menggunakan rontgen di masyarakat."

Penanggulangan TBC juga melibatkan puskesmas, pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, kader hingga masyarakat. Masing-masing pihak diharapkan membantu menggerakkan sasaran ketika kegiatan penemuan aktif dilaksanakan di wilayahnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Belu juga memperluas jejaring pelayanan TBC dengan rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta dan klinik. Perluasan tersebut diharapkan mempercepat penemuan sekaligus pengobatan pasien TBC hingga tuntas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....