Kasus TBC Belu Capai 434 Pasien

  • 30 Sep 2026 20:54 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Kasus tuberkulosis atau TBC di Kabupaten Belu hingga September 2026 mencapai sekitar 434 pasien yang telah terdeteksi dan mendapatkan pengobatan. Para pasien tersebut ditangani melalui fasilitas pelayanan kesehatan yang tersebar di Kabupaten Belu, baik puskesmas maupun rumah sakit.

Kepada rri.co.id, Jumat 18 September 2026 Pengelola Program TBC Kabupaten Belu, Imelda Aldegonda Telik, A.Md.Kep mengatakan, jumlah kasus TBC tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Kalau tahun lalu itu sekitar per Agustus baru sekitar 300-an, di tahun ini sedikit naik menjadi 400-an,” ujarnya

Menurut Imelda, peningkatan penemuan kasus harus diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk segera melakukan pemeriksaan ketika mengalami gejala TBC. Batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu menjadi salah satu gejala utama yang perlu diwaspadai masyarakat.

Gejala lainnya antara lain demam atau meriang, keringat pada malam hari, penurunan berat badan, nyeri dada, sesak napas serta batuk disertai bercak darah. Masyarakat diminta tidak mendiagnosis penyakit sendiri karena pemeriksaan di fasilitas kesehatan diperlukan untuk memastikan kondisi pasien.

Imelda menyebut masih terdapat masyarakat yang menganggap TBC sebagai aib maupun akibat guna-guna. “Masih ada yang menganggap bahwa penyakit TBC ini merupakan penyakit yang dikatakan misalnya aib atau dikirim guna-guna, sehingga masih ada stigma seperti itu."

Untuk meningkatkan penemuan kasus, Dinas Kesehatan Kabupaten Belu memperkuat edukasi, penyuluhan dan sosialisasi mengenai TBC. Penemuan aktif juga dilakukan dengan turun langsung ke desa dan kelurahan untuk menemukan masyarakat yang mengalami gejala TBC.

Pemerintah Kabupaten Belu terus memperkuat penanggulangan TBC melalui pelayanan kesehatan dan perluasan jejaring layanan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mencapai eliminasi TBC pada 2030.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....