Dinkes Belu Catat 534 Kasus TBC hingga Agustus 2026

  • 17 Sep 2026 18:20 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Dinas Kesehatan Kabupaten Belu mencatat sebanyak 534 kasus Tuberkulosis (TBC) paru ditemukan hingga Agustus 2026. Kasus tersebut tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Belu.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Bathseba Elena Corputty, MARS, mengatakan bahwa dari 534 pasien yang terdeteksi, baru 430 orang yang menjalani pengobatan.

‎“Sampai Agustus ini penemuan kasusnya cukup banyak. Ada sekitar 534 pasien yang terdeteksi menderita TBC paru dan tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Belu. Dari 534 pasien itu, baru 430 yang kita obati, sehingga masih ada selisih antara kasus yang ditemukan dan yang menjalani pengobatan,” ujar Elena Corputty. Kamis 17 September 2026.

‎Menurutnya, masih adanya pasien yang belum menjalani pengobatan disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya kondisi pasien yang sudah lanjut usia sehingga tidak mampu mengonsumsi obat TBC yang dinilai cukup berat bagi kondisi tubuh tertentu.

‎Selain itu, terdapat pasien yang menolak menjalani pengobatan serta pasien yang memiliki penyakit penyerta dan sedang mengonsumsi obat untuk penyakit lainnya.

‎“Biasanya ada komplikasi dengan penyakit lain. Mereka sementara minum obat paket lain dan harus minum lagi obat TBC. Kadang mereka takut terjadi komplikasi atau efek samping obat yang berat karena kondisi tubuh dan imunitas mereka sedang turun,” jelasnya.

Elena Corputty, menegaskan, penemuan kasus TBC secara dini menjadi langkah penting untuk memastikan pasien segera mendapatkan pengobatan sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠‎“Kita diharapkan dapat menemukan penderita TBC secara dini, supaya bisa cepat diobati dan tidak menular kepada banyak orang lagi,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....