Pengobatan TBC Harus Tuntas Sampai Sembuh
- 29 Agt 2026 18:48 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Dokter menegaskan pengobatan TBC harus dijalani hingga benar-benar tuntas selalu. Penghentian obat terlalu cepat dapat memicu kekambuhan penyakit kembali lagi.
Penegasan ini disampaikan dr. Krisdianto Putra Lainy, PPDS Pulmonologi dan kedokteran Respirasi UNIBRAW Malang, kepada rri.co.id melalui sambungan telepon Jumat 28 Agustus 2026.
Selain itu, katanya, penghentian pengobatan berisiko menyebabkan resistensi terhadap obat TBC. Efek samping obat sebaiknya dilaporkan kepada tenaga kesehatan untuk penanganan.
“Pengobatan TBC membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mencapai kesembuhan. Dan pasien wajib minum obat secara teratur dan tidak menghentikannya sendiri," kata dia.
dr. Krisdianto Putra Lainy mengatakan tenaga kesehatan aktif melakukan skrining, memastikan diagnosis, serta memantau pengobatan pasien. Diagnosis perlu dipastikan karena batuk memiliki banyak kemungkinan penyebab lainnya.
Setelah diagnosis, tenaga kesehatan memantau keberhasilan pengobatan pasien sampai selesai. Komunikasi antara tenaga kesehatan, sekolah, keluarga, dan masyarakat harus diperkuat.
Koordinasi membantu menentukan kontak erat yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan segera. Pasien yang menjalani terapi tepat tidak selalu harus berhenti bersekolah.
Keputusan mengikuti pembelajaran bergantung pada penilaian dokter dan kondisi pasien. Kolaborasi terpadu diharapkan mempercepat penanganan serta memutus penularan TBC bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....