Narkoba Ancam Generasi Emas Indonesia
- 26 Jun 2026 14:53 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, ATAMBUA- Dampak buruk narkoba kini tidak lagi terbatas pada kerusakan fisik dan mental para penggunanya saja. Kerusakan serius ini juga daapt menambah luas hingga merusak lingkungan sekitar kehidupan sosial masyarakat.
Penyuluh Narkoba Ahli Muda, Dominikus Bria Seran, S.Kep, mengatakan bahwa generasi muda merupakan fondasi utama negara. "Mereka adalah pilar penting yang sedang dipersiapkan dengan matang untuk menyongsong visi Indonesia Emas tahun 2045," kata Domi kepada rri.co.id Jumat 26 Juni 2026.
| Baca juga: Gerakan Eliminasi Penyakit TBC di Tahun 2030 |
Namun, Dominikus menyatakan keprihatinannya jika generasi muda saat ini terus terjerumus dalam lingkaran setan peredaran narkotika. Keteribatan mereka tentu akan menghancurkan masa depan bangsa yang sedang dibangun menuju impian Indonesia Emas tersebut.
Narkotika memiliki sifat ketergantungan yang luar biasa sehingga mampu melumpuhkan potensi serta cita-cita kaum muda indonesia. Kondisi ini secara nyata akan menghambat keberhasilan negara dalam mencapai target pembangunan sumber daya manusia unggul.
Menutur Domi sapaan akrabnya, saat ini kelompok remaja hingga usia dua puluh satu tahun menjadi sasaran empuk para pengedar narkoba. "Kerentanan usia terseut menuntut perhatian ekstra dari seluruh elemen masyarakat agar tidak menjadi korban penyalahgunaan zat berbahaya tersebut."
Lanjut Domi, survey prevelensi tahun 2025, jumlah penyalahgunaan narkotika di Indonesia telah mencapai angka sekitar empat juta orang. Sebanyak hampir seperempat dari total angka tersbeut adalah para generasi muda yang menjadi harapan bangsa.
"Artinya, kurang lebih satu juta generasi muda kita saat ini sedang terjerat dalam penggunaan barang haram tersebut. Situasi tersebut sangat memprihatinkan karena berpotensi merembet luas dan berdampak buruk bagi stabilitas lingkungan sosial masyarakat," ujar Domi Bria.
Pemerintah menurut Domi terus beerupaya melakukan berbagai langkah pencegahan agar penyebaran narkotika tidak meluas di tengah generasi bangsa. Harapannya sinergi semua pihak sangat diperlukan guna menyelematkan masa depan generasi muda dari ancaman nyata narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....