Lapas Atambua Perkuat Pencegahan Hantavirus Melalui Sosialisasi dan Kebersihan

  • 16 Jun 2026 06:24 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua bergerak cepat mengantisipasi penyebaran Hantavirus yang tengah menjadi perhatian. Guna melindungi seluruh Warga Binaan, Kepala Subseksi Perawatan, Yosef Siga melakukan langkah taktis pencegahan melalui sosialisasi masif serta aksi pembersihan lingkungan blok hunian secara serentak, Senin 15 Juni 2026.

Aksi tangkap cepat ini didukung penuh melalui kolaborasi dengan Kepala Urusan Umum, Maria Magdalena Laka. Ia bergerak sigap memfasilitasi seluruh blok hunian, area dapur, hingga ruang kerja dengan sarana dan prasarana cuci tangan yang memadai.

"Kami memastikan ketersediaan sabun, air bersih, dan fasilitas sanitasi di setiap sudut vital Lapas terpenuhi. Ini adalah komitmen kami dalam menyediakan sarana penunjang agar warga binaan dapat dengan mudah menjaga higienitas diri," ujar Maria

Sosialisasi yang dilaksanakan di lapangan Lapas tersebut memaparkan secara rinci mengenai bahaya, cara penularan, serta langkah konkret pencegahan Hantavirus di lingkungan hunian yang padat. Dalam arahannya, ditegaskan bahwa kunci utama memutus mata rantai virus ini sangat bergantung pada penerapan perilaku hidup bersih dan kesadaran menjaga lingkungan sekitar.

“Kita patut bersyukur, sampai saat ini tidak ada kasus Hantavirus di Lapas Atambua. Namun, kita tidak boleh menunggu masalah datang baru bergerak. Menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, dan tidak memelihara hewan di area hunian merupakan bagian dari upaya melindungi kesehatan bersama. Edukasi seperti ini penting agar Warga Binaan memiliki pemahaman yang benar terkait kesehatan lingkungan,” ujar Yosef.

Ia juga menambahkan bahwa penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) perlu terus dibiasakan agar lingkungan hunian tetap terjaga dari potensi penyakit. Prinsip utamanya adalah mendahulukan pencegahan sebelum terjadi penularan. Upaya ini disambut positif oleh warga binaan yang langsung bahu-bahu membersihkan kamar dan saluran air.

Salah seorang perwakilan Warga Binaan, Ewman Berek mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian pihak Lapas terhadap kesehatan mereka.

"Kami sangat terbantu dengan sosialisasi dan bantuan fasilitas cuci tangan ini. Sekarang kami jadi lebih paham cara mencegah virus dan berkomitmen untuk selalu menjaga kebersihan kamar serta lingkungan blok bersama teman-teman yang lain," ucap Ewman.

Melalui sinergi antara petugas dan warga binaan, Lapas Atambua berkomitmen mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan sehat guna mendukung kelancaran seluruh program pembinaan. (AS)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....