Dinsos Belu Soroti Tingginya Kebutuhan Bantuan bagi Lansia
- 22 Mei 2026 13:53 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Rangkaian peringatan Hari Lansia Nasional ke-30 di Kabupaten Belu mulai dilaksanakan dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah daerah. Tema tahun ini yakni “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya”.
Ketika Dialog bersama RRI Atambua Jumat 22 Mei 2026, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos PMD Belu, Yoseph G. Taolin, S.STP., M.Tr.I.P mengatakan kegiatan awal yang sudah dilakukan yakni fisioterapi bagi lansia penderita stroke. Ia menyebut kuota pelayanan sangat terbatas dibanding jumlah kebutuhan di masyarakat.
Menurut Yosep, hanya 10 lansia yang dapat mengikuti layanan fisioterapi karena kuota dari pemerintah pusat terbatas. Ia menjelaskan seluruh penerima manfaat diprioritaskan bagi masyarakat kategori desil 1 sampai 4.
“Kami hanya diberikan kuota 10 orang, padahal lansia yang membutuhkan sangat banyak,” kata Yosep. “Rata-rata penerima manfaat merupakan lansia yang pernah mengalami stroke,” ucapnya
Yosep menambahkan proses pendataan dilakukan bersama pekerja sosial, pendamping PKH dan pemerintah desa. Data tersebut kemudian diverifikasi bersama Dinas Kesehatan agar valid dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Belu, Paulina Ika R. Bere, SST., M.Kes mengatakan keterlibatan Dinas Kesehatan lebih difokuskan pada pelayanan kesehatan lansia. Menurutnya sebagian besar kegiatan Hari Lansia Nasional berkaitan dengan layanan kesehatan.
“Kegiatan Halun ini banyak berkaitan dengan pelayanan kesehatan lansia sehingga Dinas Kesehatan ikut terlibat, Pelayanan dilakukan melalui screening kesehatan dan pemeriksaan rutin bagi lansia,” tuturnya.
Selain fisioterapi, Dinsos Belu juga menyiapkan program home care bagi 25 lansia di sejumlah wilayah Kabupaten Belu. Bantuan yang diberikan berupa tongkat, kursi roda, kasur serta alat bantu pendengaran dan penglihatan.
Yosep mengatakan penerima bantuan tersebar hingga wilayah Kakuluk Mesak. Ia berharap pemerintah pusat dapat menambah kuota bantuan karena kebutuhan lansia di Kabupaten Belu masih cukup tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....