Waspada Penyakit Talasemia Turunan Kenali gejala dan Pencegahannya

  • 12 Mei 2026 08:22 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Talasemia merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan oleh orang tua kepada anak melalui faktor genetik. Kondisi ini membuat tubuh penderita tidak mampu memproduksi hemaglobin secara normal untuk mengangkut oksigen ke tubuh.

Dilansir dari laman resmi Kementrian Kesehatan RI, sel darah merah menjadi sangat mudah rusak sehingga penderita sering mengalami gejala anemia yang cukup parah. pasien dengan kondisi ini biasaya harus menjalani proses transfusi darah secara rutin sejak masa usia dini.

Penyakit ini terbagi menjadi beberapa jenis yaitu telesemia mayor serta telesemia intermedia dab juga telesemia minor. Khusus untuk tipe pembawas ifat atau minor biasanya cenderung terlihat sangat sehat tanpa gejala medis.

Hingga saat ini tim medis belum menemukan obat yang bisa menyebmbuhkan penyakit keterunan yang berbahaya ini. Oleh karena itu masyarakat sangat dihimbau untuk segera melakukan deteksi dini demi mencegah penularan genetik.

Pemerintah menyarangkan skrining bagi anak usia dua tahun dan remaja kelas tujuh untuk mengetahui status kesehatan. Calon pengantin juga wajib melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah demi mencegah resiko kelahiran anak talesemia mayor.

Proses Skrining awal dilakukan dengan pemeriksaan kadar hemaglobin menggunakan alat praktis berupa strip di fasilitas kesehatan. Jika ditemukan indikasi anemia maka pasien akan segera dirujuk menuju rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Diagnosis akhir dilakukan melalui metode pemeriksaan laboratorium yang disebut sebagai Hb Elektroforesis oleh dokter ahli di rumah sakit. Langkah deteksi dini sangatlah krusial untuk menyelamatkan kualitas hidup generasi masa depan bangsa yang lebih sehat.

Edukasi dan konseling harus ditingkatkan agar kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyakit genetik ini semakin bertambah luas. Mari kita cegah mata rantai penyakit ini dengan melakukan pencegahan kesehatan secara berkala di pusat kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....