Ciri Bayi Tidak Cocok Susu Formula, Harus Segera Disadari
- 29 Apr 2026 14:18 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Alergi susu formula dan intoleransi laktosa adalah dua kondisi kesehatan yang sangat berbeda. Banyak orang tua sering merasa bingung karena kedua masalah tersebut memiliki gejala mirip.
Dilansir dari laman Alodoc, alergi susu sapi melibatkan sistem imun terhadap protein yang terkandung dalam susu formula. Sebaiknya kondisi intoleransi laktosa disebabkan kegagalan tubuh dalam mencerna gula alami susu sapi.
Bayi dengan alergi susu sering mengalami ruam merah dan gangguan pada sistem pernapasan. Kondisi ini juga bisa menyebabkan diare berdarah serta pembengkakan di area sekitar wajah.
Intoleransi laktosa lebih sering memicu gejala perut kembung dan nyeri kram pada perut. Bayi juga biasanya menjadi sangat rewel serta kehilangan nafsu makan secara tiba-tiba.
Para ibu sebaiknya menghindari pemberian produk makanan yang mengandung laktosa bagi anak yang sakit. Pastikan selalu membaca label kemasan produk untuk menjamin keamanan asupan nutrisi bayi.
Jangan langsung mengganti jenis susu formula tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak dokter. Pemeriksaan medis sangat penting untuk menentukan tingkat keparahan alergi yang diderita oleh bayi.
Dokter biasanya menyarankan susu formula terhidrolisa ekstensif bagi kasus alergi tingkat yang ringan. Protein dalam susu tersebut sudah dipecah menjadi bagian kecil agar lebih mudah diserap.
Susu formula berbasis soya berkualitas dapat menjadi pilihan alternatif bagi bayi alergi sapi. Susu ini diperkaya dengan nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan optimal bagi si kecil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....