Inovasi Kesehatan Desa di Alor
- 11 Apr 2026 18:30 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID,Atambua:Pemerintah Desa Silaipui Kabupaten Alor-NTT telah menerapkan berbagai inovasi kesehatan berbasis masyarakat untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan bagi warganya.
‘’Fokus utama inovasi ini adalah pada integrasi layanan kesehatan dengan pemanfaatan sumber daya lokal daerah,’’ucap Kepala Desa Silaipui Yulius Asadama kepada rri.co.id, Jumat 10 April 2026.
Menurutnya, Inovasi Pemerintah Desa Silaipui, berfokus juga pada penguatan ketahanan pangan. "Kami mewajibkan warga untuk mengelola lahan pekarangan rumah guna budidaya tanaman hortikultura, buah-buahan, dan kacang-kacangan," tuturnya.
| Baca juga: Aksi Sosial GAMKI Alor Dapat Apresiasi Warga |
Lanjutnya inovasi ini bertujuan menyediakan asupan gizi mandiri bagi keluarga. Hal untuk menekan angka stunting melalui ketahanan pangan tingkat rumah tangga.
Selain itu, kata Yulius,membangun Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Silaipui, Kabupaten Alor, merupakan langkah strategis untuk memperkuat akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
’’Sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan kesehatan inklusif, Desa Silaipui juga merupakan salah satu wilayah yang mengadopsi model Posyandu ILP. Inovasi ini mengubah paradigma Posyandu yang semula hanya untuk ibu dan anak menjadi layanan yang menjangkau semua rentang usia, mulai dari bayi hingga lansia,’’ucap Yulius.
Dijelaskannya Desa Silaipui yang berlokasi di Kecamatan Alor Selatan, memang menjadikan budidaya tambak ikan dan pertanian hortikultura terintegrasi sebagai program unggulan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
"Menjalankan program pola budidaya tambak ikan dan pertanian terintegrasi hingga tahun 2026 sebagai langkah strategis mendukung kesehatan masyarakat melalui penyediaan protein hewani dan nabati yang terjangkau secara lokal."
Tidak kalah penting strategi untuk penguatan kapasitas kader kesehatan adalah upaya sistematis meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kader Posyandu/desa dalam pelayanan kesehatan dasar, gizi, dan stunting
‘’Terdapat kolaborasi dengan lembaga eksternal seperti UPKM/CD Bethesda untuk memperkuat kapasitas kader desa dalam memberikan edukasi kesehatan preventif dan promotif langsung ke rumah-rumah warga,’’ ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....