Risiko Pemberian MPASI Terlalu Dini dan Terlambat
- 27 Mar 2026 16:28 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua-Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) harus dilakukan pada waktu yang tepat. Kesalahan dalam pemberian waktu, baik terlalu dini maupun terlambat, dapat berdampak pada kesehatan bayi.
Kepada rri.co.id Jumat, 27 Maret 2026, Wakil Kepala Instalasi Giz RSUD Mgr. Gabriel Manet, SVD Atambua, Veronika M. Kedang, S.Gz.,M.Gz mengatakan jika MPASI diberikan sebelum usia 6 bulan, sistem pencernaan bayi yang belum matang berisiko mengalami gangguan seperti diare atau sembelit.
“Pencernaan bayi di bawah 6 bulan belum siap menerima makanan padat atau semi padat,” jelas dr. Andi Pratama, Sp.A. Demikian Kata
Lebihnya, Selain gangguan pencernaan, pemberian MPASI terlalu dini juga dapat meningkatkan risiko alergi. Hal ini karena tubuh bayi belum siap menerima berbagai jenis protein dari makanan lain.
Dikatakan Veronika M. Kedang, S.Gz.,M.Gz, Pemberian MPASI dini juga dapat mengurangi frekuensi menyusui, sehingga asupan ASI sebagai sumber nutrisi utama menjadi berkurang.
Tidak hanya itu, tambahnya, kebiasaan makan yang tidak sesuai usia juga berpotensi meningkatkan risiko obesitas di kemudian hari akibat perubahan pola metabolisme.
“Sebaliknya, jika MPASI terlambat diberikan, bayi bisa kekurangan zat besi dan berisiko anemia serta mengalami keterlambatan perkembangan kemampuan makan,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....