Kurang Tidur Hambat Regenerasi Sel Tubuh

  • 03 Feb 2026 13:59 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Tidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan fase penting bagi tubuh untuk melakukan perbaikan dan pembaruan sel. Saat tidur, berbagai sistem tubuh bekerja memulihkan kondisi setelah aktivitas seharian.

Pada fase tidur nyenyak, tubuh melakukan regenerasi sel dengan memperbaiki jaringan yang rusak dan membentuk sel baru. Proses ini sangat bergantung pada kualitas serta durasi tidur yang cukup.

Kurang tidur membuat proses regenerasi sel tidak berjalan optimal. Akibatnya, sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan tidak segera diperbaiki dan dapat menumpuk dalam jangka panjang.

Produksi hormon pertumbuhan yang berperan dalam perbaikan jaringan juga meningkat saat tidur. Jika waktu tidur berkurang, pelepasan hormon ini menurun sehingga pemulihan tubuh berlangsung lebih lambat.

Melansir dari artikel kesehatan yang dipublikasikan National Institutes of Health (NIH), tidur berperan penting dalam proses perbaikan sel, pengaturan hormon, serta menjaga keseimbangan sistem kekebalan tubuh. Gangguan tidur kronis dapat menghambat proses biologis tersebut.

Gangguan regenerasi sel akibat kurang tidur juga dapat memicu peradangan kronis. Kondisi ini diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jangka panjang seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang cukup dan teratur menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Tidur berkualitas membantu tubuh memperbaiki diri dan menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....