Pemkab TTU Siapkan Dua SMP untuk Program Pertukaran Pelajar dengan Australia
- 30 Sep 2026 06:18 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus bersiap menghadapi program pertukaran pelajar dengan negara Australia. Berdasarkan hasil verifikasi konsultan pendidikan, SMP Satap Negeri Maubeli dinyatakan tidak memenuhi syarat (dieliminasi) untuk program pertukaran pelajar antara Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Australia khususnya dengan sekolah di Darwi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU, Beato Yoseph Frent Omenu, S.STP saat diwawancarai awak media di ruangannya pada Senin 28 September 2026.
Menurut Yosep bahwa komunikasi dengan pihak pemerintah di Australia telah dibangun sebagai bagian dari persiapan menghidupkan kembali program pertukaran pelajar yang sebelumnya pernah berjalan. Program pertukaran pelajar ini merupakan langkah positif karena sebelumnya pertukaran pelajar pernah dilakukan namun sudah tidak berjalan sehingga mulai dilakukan lagi.
"Pada tahap awal, seorang konsultan bernama James telah melakukan survei terhadap sekolah-sekolah yang direkomendasikan di TTU. Sebab kita telah merekomendasikan dua sekolah yakni SMP Negeri 1 Kefamenanu dan SMP Satap Negeri Maubeli. Namun, berdasarkan hasil penilaian konsultan, SMPN Maubeli tidak memenuhi syarat dan kemudian dieliminasi. Sehingga sekolah yang dipilih adalah SMP Swasta Santo Antonius Padua Sasi", ujar Yoseph.
Bupati sudah membangun komunikasi langsung dengan pemerintah Australia, khususnya di Darwin, untuk melakukan pertukaran pelajar. Karena selama ini memang pertukaran pelajar itu sudah tidak ada lagi. Tahun-tahun sebelumnya pernah ada, kemudian tidak ada, dan langkah ini bagi saya sangat positif,” ujar Yoseph.
Pemerintah Kabupaten TTU, merekomendasikan SMP Swasta Santo Antonius Padua Sasi sebagai sekolah pengganti. Sekolah tersebut dipilih karena memiliki fasilitas asrama yang dinilai dapat mendukung program pertukaran pelajar dan mendukung kebutuhan akomodasi dan operasional program pertukaran pelajar internasional ini. Dengan demikian, dua sekolah dari TTU yang saat ini dipersiapkan untuk program kolaborasi dengan Australia adalah SMPN 1 Kefamenanu dan SMPS St. Antonius Padua Sasi.
Yoseph mengatakan survei yang dilakukan Mr James di TTU tidak hanya berkaitan dengan sarana dan prasarana sekolah. Tetapi meliputi kesiapan guru, kemampuan bahasa Inggris, kondisi siswa serta dukungan orang tua juga menjadi bagian yang dinilai. Sehingga ia berharap sekolah yang telah mengikuti survei dapat memenuhi seluruh kriteria sehingga program pertukaran pelajar tersebut bisa segera memasuki tahap pelaksanaan.
"Program pertukaran pelajar antara Pemkab TTU dan Australia, tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi siswa, tetapi juga membuka peluang pengembangan kemampuan bahasa Inggris dan wawasan mereka melalui interaksi langsung dengan lingkungan pendidikan di Australia. Karena bahasa universal ini kan bahasa Inggris dan Itu harus ada pemahaman dasar dari mereka baik itu di SMP Negeri 1 Kefamenanu dan SMP Santo Padua Sasi,” kata Yosep.
Ia menambahkan bahwa selain siswa, peningkatan kapasitas guru juga menjadi perhatian. Sehingga nanti ada pengajar yang pernah mengikuti tugas belajar di luar negeri, seperti di Amerika Serikat dan Australia, diharapkan dapat membantu memperkuat kemampuan bahasa Inggris para guru. Karena berdasarkan komunikasi dengan konsultan, terdapat pula peluang bagi peserta pertukaran pelajar untuk mendapatkan pengalaman tinggal bersama keluarga di Australia. Bahkan anak-anak kita berpeluang diangkat menjadi anak angkat oleh keluarga di Australia sehingga dapat memberikan dukungan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Karena itu, ia berharap seluruh tahapan survei dan verifikasi dapat berjalan lancar sehingga kerja sama pertukaran pelajar antara TTU dan Australia dapat segera direalisasikan. Ini masih tahap awal, tetapi semoga bisa berjalan lancar. Selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU saya minta doa dari teman-teman supaya bisa berjalan dengan baik,” kata Yoseph (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....