Kadis Pendidikan Belu Minta Sekolah Menambah Rombel jika Alami Kelebihan Murid
- 22 Jul 2026 17:51 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu Aloysius Fahik. S. Stp menjawabi persoalan kelebihan murid pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tahun pembelajaran 2026/2027 sekolah tetap menerima setiap yang mendaftar dengan ketentuan menambah Rombongan Belajar (Rombel)
Ia mengatakan pada intinya semua peserta didik baru yang mendaftar di setiap satuan Pendidikan jenjang SD, SMP di terima dulu. Hal itu pun mempertimbangkan tersedia ruang kelas untuk bisa ditempati.
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sehingga bisa memperoleh Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sehingga menurutnya hal itu yang paling penting.
Ia menjelaskan persoalan kekurangan ruangan kelas bisa diupayakan semisal sementara memanfaatkan gedung dadarut agar para murid bisa belajar.
"Terpenting rombel ada dulu karena kalau rombel tidak ada percuma kita siapkan ruang kelas tidak terisi," kata Aloysius saat ditemui di ruang kerjanya Selasa 21 Juli 2026.
Ia menyebut, sesuai ketentuan aturan untuk menentukan adanya penambahan rombongan belajar (Rombel dikeluarkan Kementerian Pendidikan. Hal tersebut berdasarkan isian data pokok Pendidikan dapodik setiap siswa dari setiap sekolah bersangkutan.
"Ketika sekolah-sekolah kekurangan rombel ke Dinas menyampaikan bahwa mohon kebijakan saya bilang kewenangan pemberian rombel bukan di Pemerintah Kabupaten tetapi Kementerian Pendidikan. Berdasarkan apa Data Pokok Pendidikan yang diinput setiap tahun oleh sekolah bersangkutan," ucapnya.
Sesuai ketentuan dalam satu rombongan belajar untuk jenjang SD yakni maksimal 28 orang murid. Untuk itu kelebihan murid baru apabila melebihi rombel tidak bisa diterima di sekolah bersangkutan atau pun harus pindah ke sekolah lain.
"Harus dipindahkan ke sekolah-sekolah terdekat untuk memperoleh NISN karena kalau di ruang kelas melampaui 28 orang siswa berikut tidak memperoleh NISN saat entry data di tolak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....