SMK Cartintes Atambua Perkuat Toleransi dan Merawat Keberagaman Bagi Siswa
- 08 Jul 2026 18:56 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Guru sekaligus pembina OSIS SMK Cartintes Atambua, Jefrianus Sanam, membagikan pengalamannya membangun karakter toleransi kepada peserta didik. Hal tersebut disampaikan dalam Obrolan Pro 2 RRI Atambua melalui sambungan telepon seluler, Senin, 6 juli 2026.
Menurut Jefrianus, pembentukan karakter toleransi harus dimulai melalui keteladanan yang diberikan guru kepada seluruh peserta didik. Ia menjelaskan seluruh guru di SMK Cartintes Atambua memperlakukan semua siswa secara adil tanpa membedakan latar belakangnya.
| Baca juga: SMKN 1 Alor Juara Dua Gelar Karya |
“Saya biasanya pakai tiga cara yaitu teladan, terbiasa, dan tegur langsung. Saya biasany memanggil semua siswa menggunakan namanya, tanpa membedakan agama, suku, maupun asal daerah mereka," kata Jefrianus.
Pembiasaan ini dilakukan melalui kegiatan belajar, kerja kelompok, maupun praktik agar seluruh siswa saling mengenal dengan baik. "Saya acak dalam berkelompok supaya siswa terbiasa bekerja bersama teman yang berbeda-beda ini."
Jefrianus mengatakan guru perlu menghentikan setiap tindakan yang berpotensi mengarah kepada perundungan di sekolah. Tindakan cepat dari guru menjadi bagian penting menciptakan lingkungan belajar yang aman dan saling menghormati
“Misalnya kalau ada yang mengejek temannya, saya langsung tegur agar berhenti saat itu juga. Karena setiap ejekan berbentuk apapun pasti menyakiti perasaan orang lain.”
Lanjutnya budaya kekeluargaan di SMK Cartintes Atambua selama ini berjalan sangat baik antar siswa. pendekatan yang dilakukan para guru dapat membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
"Sejauh ini saya tidak menemukan perundungan karena perbedaan agama, suku, maupun latar belakang lainnya. Kebiasaan ini dapat membentuk karakter siswa dalam berinteraksi di lingkungan sosial” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....