Radio Menjaga Eksistensi Melalui Keunggulan Karakteristik di Era Digital

  • 29 Jun 2026 15:35 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Dalam mempertahankan eksistensinya, radio harus bekerja menggunakan keunggulan sendiri dan tidak meniru cara kerja media lain. Ketua Korwilnus VI RRI, Raden Muhammad Yusridarto, mengatakan bahwa saat ini radio sedang terlibat dalam perang informasi.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada Tim Broadcaster RRI Atambua, Sabtu, 27 Juni 2026. Radio terbukti menjadi sarana paling cepat dalam menyampaikan berbagai informasi penting kepada masyarakat.

Peristiwa terbaru dapat segera didengar tanpa harus melalui proses panjang yang rumit. Yusri, yang juga menjabat sebagai Kepala RRI Kupang, mengatakan bahwa radio memiliki karakteristik yang sangat akrab dengan pendengarnya.

"Seseorang biasanya menikmati siaran radio secara pribadi, mulai dari di kamar tidur hingga saat sedang berkendara," ucapnya. Ia menambahkan radio memiliki kedekatan emosional yang sangat personal bagi pendengar.

Penyiar radio sering kali berbicara seakan sedang menyapa satu orang pendengar secara langsung. Kehangatan siaran radio tercipta melalui perpaduan kata-kata, lagu, serta efek suara yang menarik.

Hal tersebut mampu memengaruhi emosi pendengar dan menghibur mereka ketika kesedihan melanda. Radio berperan sebagai teman baik yang mampu memberikan semangat hidup bagi para pendengarnya.

Media ini menembus berbagai perbedaan suku, ras, agama, golongan, bahkan hingga perbedaan kelas sosial masyarakat. Keunggulan radio lainnya yaitu siarannya dapat disimak siapa saja tanpa mengenal batas geografis.

Yusridarto menekankan bahwa hanya penyandang tunarungu yang tidak dapat menikmati siaran radio. Oleh karena itu, radio tetap menjadi media strategis untuk memenangkan perang informasi di era digital masa kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....