Lima Karakter Orang yang Gemar Curhat di Media Sosial
- 30 Jun 2026 20:09 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Media sosial kini tidak hanya menjadi sarana berkomunikasi, tetapi juga ruang berbagi pengalaman, perasaan, dan persoalan sehari-hari. Kebiasaan mencurahkan isi hati melalui platform digital semakin sering ditemui seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di dunia maya.
Mengutip Help Guide, psikolog sosial dari University of Pennsylvania, Jonah Berger, menjelaskan kebiasaan curhat di media sosial. Menurutnya hal ini berkaitan dengan kebutuhan sosial, pencarian jati diri, dan dukungan emosional dan berikut beberapa karakter umumnya.
1. Ingin Merasa Didengar dan Dipahami
Sebagian orang membagikan cerita pribadi agar orang lain mengetahui kondisi yang mereka alami. Respons berupa komentar atau dukungan membantu mengurangi beban emosional.
2. Menunjukkan Jati Diri kepada Orang Lain
Media sosial dimanfaatkan untuk menampilkan pemikiran, pengalaman, serta pandangan hidup kepada publik. Cerita yang dibagikan memperkenalkan karakter dan nilai seseorang.
3. Mempertahankan Kedekatan dengan Lingkungan Sosial
Curhat di media sosial membantu menjaga hubungan dengan teman, keluarga, maupun kenalan yang jarang bertemu. Interaksi dari unggahan menciptakan komunikasi lebih aktif.
4. Mengharapkan Tanggapan Positif
Banyak pengguna merasa senang ketika unggahannya memperoleh perhatian, dukungan, atau empati dari orang lain. Pengalaman tersebut memberikan kepuasan emosional untuk kembali berbagi.
5. Lebih Aktif Saat Merasa Kesepian
Perasaan kesepian, cemas, atau stres membuat seseorang mencari rasa terhubung dengan orang lain. Media sosial menjadi sarana meluapkan perasaan sekaligus mencari dukungan emosional.
Namun, kebiasaan curhat di media sosial perlu dilakukan secara bijak agar tidak menimbulkan ketergantungan terhadap respons orang lain. Keseimbangan interaksi digital dan hubungan nyata penting menjaga kesehatan emosional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....