Unimor Gencar Kembangkan Riset Berbasis Cendana Sebagai Maskot NTT
- 06 Jun 2026 11:35 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Universitas Timor terus mengembangkan penelitian berbasis potensi lokal daerah dan salah satunya melalui riset hilirisasi cendana yang diharapkan dapat mendukung pelestarian sekaligus pengembangan komoditas unggulan Nusa Tenggara Timur. Sehingga Unimor memandang Cendana sebagai Maskotnya NTT dan perlu meningkatkan riset karena dulu itu pulau Timor dikenal sebagai gudangnya Cendana. Hal ini disampaikan oleh Dr. Yoseph Nahak Seran, S.Pd.,M.Si selaku ketua tim peneliti Cendana Unimor saat diwawancarai awak media pada Kamis 4 Juni 2026.
Menurut Dr. Yoseph bahwa, Cendana merupakan salah satu komoditas khas Nusa Tenggara Timur lebih khusus TTU yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun keberadaan Cendana di Timor saat ini nyaris punah, sehingga memerlukan upaya pelestarian dan pengembangan yang berkelanjutan", ujar Wakil rektor bidang akademik ini.
"Melalui program hilirisasi strategis cendana, Universitas Timor mengembangkan riset yang berfokus pada konservasi, budidaya, perbanyakan bibit unggul dan pemanfaatan cendana agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat TTU", ujar Dr. Yoseph.
Penelitian yang didukung pendanaan dari bantuan operasional perguruan tinggi negeri atau BOPTN ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam pengembangan dan pengelolaan cendana di Nusa Tenggara Timur terlebih Kabupaten TTU. Sebab melalui pendekatan hilirisasi, cendana tidak hanya dilestarikan sebagai identitas daerah, tetapi juga didorong menjadi komoditas yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dr Yosep menambahkan bahwa, pada tahun 2026 ini Universitas Timor berhasil memperoleh pendanaan hingga miliaran rupiah untuk berbagai penelitian yang mengangkat potensi lokal dan isu strategis pembangunan di Nusa Tenggara Timur.
Sementara Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LP2M) Unimor, Dr. Aloisius Loka Son, menyampaikan bahwa hasil berbagai penelitian tersebut diharapkan tidak hanya menambah khasanah ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi dasar dalam perumusan kebijakan dan program pembangunan daerah. Karena itu, pihaknya mengharapkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak termasuk pemerintah daerah. Dukungan itu penting agar hasil riset dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat (SK).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....