Pemanfaatan Bioteknologi Penting untuk Lestarikan Kearifan Lokal

  • 31 Mei 2026 20:48 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua — Pemanfaatan bioteknologi dapat menjadi salah satu bentuk pelestarian kearifan lokal leluhur bagi generasi muda di masa kini. Pemanfaatannya menggunakan agen-agen biologi makhluk hidup seperti mikroba, hewan, dan tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar.

Demikian disampaikan Mellissa E.S. Ledo, S.Si., M.Biotech., Dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKAW melalui rri.co.id. "Pemanfaatan bioteknologi di zaman sekarang bagi generasi muda sangat penting sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal nenek moyang kita," kata Mellissa, Sabtu, 30 Mei 2026.

Berdasarkan pengelompokannya, bioteknologi terdiri atas bidang pangan, obat-obatan, serta penanganan masalah lingkungan. Dalam dunia pendidikan, Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKAW Kupang sering melakukan berbagai kegiatan praktik.

Kegiatan tersebut memanfaatkan hasil pangan untuk diolah menjadi makanan yang sehat dan bernilai gizi tinggi. Selain itu, mereka juga memanfaatkan tumbuhan sebagai pewarna alami kain tenun tradisional, obat-obatan tradisional, dan produk lainnya.

"Kita di FKIP Biologi sering melakukan praktik dan ini penting bagi mahasiswa agar tahu proses bioteknologi yang sebenarnya sudah ada sejak dahulu," ucap Mellissa. "Seperti proses pengolahan daging se'i, pembuatan eco-enzyme yang ramah lingkungan, dan masih banyak lagi."

Pemanfaatan bioteknologi ini berdampak positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda melalui beragam potensi kearifan lokal. Selain itu, langkah ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai produk lokal yang bernilai ekonomis.

"Pemanfaatan bioteknologi ini bukan sekadar media teknologi yang digunakan untuk mengubah karakteristik pada hewan atau tumbuhan," tutur Mellissa. "Namun, ini sebagai ruang pengembangan kearifan masyarakat lokal yang perlu dilestarikan dan bernilai ekonomis."

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....