Energi Terbarukan dan Nuklir, Pilar Ketahanan Energi Global

  • 19 Apr 2026 21:19 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Penggunaan energi terbarukan dan nuklir dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan ketahanan energi suatu negara. Negara yang memiliki bauran energi beragam cenderung lebih siap menghadapi krisis pasokan global.

Dalam kajian J.P. Morgan, melansir jpmorgan.com, Minggu 19 April 2026, sejumlah negara mendapat perlindungan tambahan dari energi nuklir. Negara-negara seperti Prancis, Swedia, Swiss, dan Republik Ceko termasuk dalam kelompok tersebut.

Selain nuklir, energi terbarukan juga menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Negara dengan pemanfaatan energi bersih tinggi dinilai memiliki risiko lebih rendah terhadap fluktuasi harga minyak dan gas.

Negara seperti Brasil, Austria, dan Portugal menjadi contoh negara dengan pemanfaatan energi terbarukan yang tinggi. Hal tersebut memberikan perlindungan tambahan terhadap gejolak energi global.

Kajian ini menunjukkan bahwa masa depan ketahanan energi sangat bergantung pada diversifikasi sumber energi. Penggunaan energi domestik dan energi bersih dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas energi nasional.

Penggunaan energi nuklir dinilai mampu menyediakan pasokan listrik dalam jumlah besar secara stabil. Teknologi ini juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Sementara itu, energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin terus berkembang di berbagai negara. Biaya teknologi yang semakin terjangkau membuat energi bersih lebih mudah diakses.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....