Fenomena Penipuan Online, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Sosmed
- 28 Mar 2026 16:44 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua- Fenomena penipuan online semakin marak terjadi di tengah masyarakat. Hal ini tidak lepas dari kebiasaan pengguna yang kurang berhati-hati. Sehingga Pengaturan privasi akun penting untuk menjaga keamanan sosial medis (Sosmed).
“Banyak kasus terjadi karena kelalaian kita sendiri, kita sering menganggap remeh keamanan digital. Demikian Ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, S. Vinsen Dalung kepada rri.co.id , Sabtu 28 Maret 2026.
Lanjut S. Vinsen Dalung, Pengaturan privasi akun menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan. Namun, sebagian pengguna memilih membuka akun untuk tujuan tertentu, seperti edukasi atau bisnis. Hal ini sah dilakukan dengan tetap memperhatikan keamanan.
“Ada yang membuat akun publik untuk berbagi informasi tapi tetap harus selektif dalam membagikan data,” katanya
Ungkapnya, dengan membuka akun sosial media ke publik maka penawaran pinjaman online yang masuk ke WhatsApp menjadi salah satu bentuk gangguan digital. Dan banyak masyarakat merasa terganggu dengan hal ini.
Dikatakan S. Vinsen Dalung, penyebaran nomor HP tanpa kontrol juga menjadi pintu masuk berbagai penipuan. Oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Untuk menghindari penipuan, masyarakat disarankan pembaruan aplikasi secara rutin juga penting guna menutup celah keamanan.
Masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya menjaga keamanan akun dan selalu edukasi digital secara mandiri menjadi kunci utama dalam mencegah kejahatan siber. “Kita harus lebih bijak dalam bermedia sosial, keamanan itu dimulai dari diri sendiri,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....