Kesadaran Terhadap Keamanan Akun Masih Rendah
- 28 Mar 2026 16:08 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua- Kesadaran masyarakat terhadap keamanan akun media sosial (Sosmed) dinilai masih rendah. Banyak kasus peretasan terjadi akibat kelalaian pengguna sendiri karena data pribadi seperti KTP, KK, nomor HP, dan email di dengan muda di sebarkan.
Demikian Ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, S. Vinsen Dalung kepada rri.co.id Sabtu 28 Maret 2026.
Dikatakan, Data pribadi menjadi target utama pelaku kejahatan. Sehingga masyarakat tidak boleh menyebarkan data pribadi di media sosial dan kepada orang lain dalam bentuk apapun karena sangat berisiko.
S. Vinsen Dalung mencontohkan masuknya pesan mencurigakan ke WhatsApp sering kali berasal dari kebocoran data. Hal ini terjadi ketika nomor HP tersebar luas dan dengan muda orang akan memanfaatkan untuk penipuan.
“Kalau sudah sampai ke WhatsApp, berarti data kita sudah tersebar itu yang kemudian dimanfaatkan untuk penipuan,” katanya
Untuk itu masyarakat dihimbau tidak membagikan kode One Time Password (OTP) kepada siapapun karena OTP merupakan kunci utama akses akun. Selain itu, Penggunaan password yang sama di berbagai akun juga menjadi celah keamanan. Kebiasaan ini memudahkan peretas mengakses semua akun sekaligus.
“OTP itu sifatnya rahasia dan tidak boleh dibagikan, banyak orang tertipu karena tidak memahami hal ini, saran saya gunakan password berbeda untuk setiap akun memang sedikit repot, tapi jauh lebih aman” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....