Bunda PAUD Kunker ke Belu Sampaikan Revitalisasi PAUD

  • 05 Des 2025 05:35 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Bunda PAUD Nusa Tenggara Timur Ny. Mindriyati Astiningsih Laka Lena, berkunjung ke kota perbatasan Atambua Kabupaten Belu, dengan sejumlah agenda kegiatan.

Salah satunya mengunjungi PAUD Sta. Magdalena yang ada di wilayah Kelurahan Umanen Kabupaten Belu, Kamis (4/12/2025).

Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) tersebut selaku Ketua Tim Penggerak PKK ini menyampaikan terimakasih kepada para pengelola dan Tutor sudah mengabdikan diri mendidik anak-anak PAUD.

Dirinya sempat menyinggung Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAUD baru-baru ini di Jakarta, membahas tentang revitalisasi secara kelembagaan PAUD.

Ia menyebutkan, point penting program revitalisasi adanya kebijakan pemerintah untuk mengalokasikan sejumlah bantuan dan program beasiswa tenaga guru PAUD, namun lebih di utamakan berstatus Negeri.

Menjadi kendala seperti di PAUD Magdalena Belu menyangkut status PAUD swasta, dari program revitalisasi PAUD yang ada belum bisa dlaksanakan.

Dirinya menawarkan PAUD Sta. Magdalena beralih status ke Negeri. Proses bisa diserahkan ke pemerintah Kelurahan sehingga perbantuan pemerintah bisa diakomodir.

"Rakernas di Jakarta apresiasi Bunda PAUD ada revitalisasi PAUD dan juga program beasiswa untuk tenaga guru PAUD, tetapi persyaratan diutamakan memang status PAUD Negeri," katanya dalam pertemuan bersama pengelola PAUD Sta. Magdalena.

Ia menyampaikan mendorong pemenuhan sarana prasarana pendidikan serta kesejahteraan tenaga tutor harus beralih status PAUD Negeri.

"Beralih status menjadi PAUD Negeri bisa diserahkan ke Kelurahan dengan pembebasan lahan, bantuan pemerintah bisa diakomodir," ucapnya.

Lembaga PAUD yang ada tepat di samping kantor Kelurahan Umanen Belu ini berdiri sejak tahun 2017 lalu. Dari sisi sarana belajar terbatas dan gedung masih terbilang dadurat, berdinding bebak tempat anak-anak setiap hari belajar.

Sementara pemilik tanah Marselinus Beni mengungkapkan menyerahkan lahan dan bangunan yang ada secara sukarela.

Hal ini pun didasarkan dedikasi untuk anak-anak bisa mengenyam pendidikan.

"Serahkan tanah ini dan rumah lama sebenarnya biar anak-anak bisa sekolah," kata Marselinus.

Camat Atambua Barat Hendrikus Andrada mengatakan, PAUD Magdalena secara legalitas memiliki akreditasi B. Jumlah siswa sebanyak 30 orang dengan 2 orang tenaga tutor.

Menurutnya PAUD sebagai pondasi utama bagaiamana anak-anak mengetahui pendidikan ke jenjang selanjutnya sekolah dasar dan sekolah menengah.

"Harus ada perhatian lebih pemerintah menyediakan sarana belajar, kesejahteraan tenaga tutor diperhatikan, demi keberlangsungan pendidikan lebih baik ke depan, kata Camat Hendrikus.

"Penting perhatian lebih pemerintah karena PAUD ini terbilang masih darurat," ucapnya menambahkan.

Kunjungan kerja Ketua Dekranasda ini turut didampingi Bunda PAUD Kabupaten Belu bersama jajaran. Kesempatan yang ada menyerahkan sejumlah bantuan sarana belajar yang bisa digunakan anak-anak belajar.(Ferdinand)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....