Saring Informasi Sebelum Distribusikan ke Medsos

  • 20 Nov 2025 21:44 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua:Era informasi digital, masyarakat dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mengakses, mencari, dan menyaring informasi. Sebelum mendistribusikannya ke berbagai platform media sosial, Informasi disampaikan Yohanes Tubani,S.Pd, Kepala SMK Cartintes Atambua-Belu, kepada rri.co.id, Sabtu (22/11/2025).

"Hal ini merupakan inti dari upaya literasi digital yang sangat penting untuk membendung penyebaran berita palsu atau hoaks. Penting punya kemampuan berpikir kritis, dan waspada terhadap informasi yang diterima dari media sosial atau internet," kata Jhon Tubani.

Menurut Jhon, pengguna medsos harus senantiasa memiliki kemampuan berpikir kritis terhadap setiap informasi yang ditemui di media sosial atau internet. "Harus berhati-hati terhadap informasi yang berasal dari akun media sosial yang tidak jelas atau tidak dikenal," ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum dipercayai atau disebarluaskan. "Cara untuk mengidentifikasi berita bohong atau hoaks dengan berhati-hati terhadap judul yang provokatif, karena hoaks sering kali menggunakan judul sensasional yang bertujuan untuk memancing perhatian," katanya.

"Kita harus biasakan selalu konfirmasi kepada orang yang lebih ahli, jika merasa ragu dengan informasi yang diterima. Kita juga harus cari informasi melalui sumber yang terpercaya sebelum bagikan kepada orang lain," tutur Jhon.

Penting bagi setiap individu untuk memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi digital agar dapat memilah dan memahami informasi yang ditemui di media sosial atau internet.

"Literasi digital tidak sekadar tentang kemampuan teknis dalam menggunakan perangkat digital, tetapi juga tentang kemampuan kritis untuk menyaring informasi. Dengan literasi digital yang kuat, masyarakat akan lebih cerdas dan bijak dalam mengonsumsi informasi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....