Belajar Kesabaran dari Anak Disabilitas

  • 28 Okt 2025 08:59 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Mengurus anak berkebutuhan khusus bukan perkara mudah. Namun bagi Idja Amaral, pengalaman itu menjadi pelajaran hidup yang sangat berharga.

Kepada Pro 2 RRI Atambua, belum lama ini, Idja bercerita bahwa sejak kecil, dirinya telah terbiasa merawat adiknya. Diketahui adik Idja merupakan penyandang disabilitas mental (autis).

Menurut Idja, yang merupakan seorang gadis remaja, hal utama yang ia pelajari adalah kesabaran. Ia mengaku harus memahami perubahan emosi adiknya yang sering tidak menentu, mulai dari marah, sedih, hingga senang tiba-tiba.

Dalam kondisi seperti itu, kesabaran dan ketenangan menjadi kunci untuk menenangkan adiknya.

“Kalau dia lagi marah atau sedih, kita harus sabar dan tahu cara menenangkannya. Karena mereka tidak bisa menyembunyikan perasaan seperti kita,” ujar Idja.

Selain itu, dukungan keluarga juga menjadi faktor penting. Idja menilai bahwa perawatan anak berkebutuhan khusus tidak bisa dilakukan sendirian.

“Kami di keluarga saling bantu supaya adik merasa nyaman di lingkungannya,” katanya. Bagi Idja, pengalaman ini bukan sekadar tanggung jawab, tetapi juga pembelajaran tentang arti empati dan cinta tanpa syarat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....