Debit Air Baku Turun,Ini Strategi Taktis PDAM Belu Amankan Pasokan Air di Atambua

  • 29 Jul 2026 12:17 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID,Atambua - Strategi utama Perumda (PDAM) Kabupaten Belu-NTT dalam menghadapi puncak musim kemarau berfokus pada rekayasa jadwal distribusi pada masyarakat pelanggan air bersih.

Direktur Utama PDAM Belu,Antonius Kurniawan K.Jumadi,S.E,M.M menjelaskan sejumlah langkah antisipatif dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan di tengah penurunan debit air baku demi menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat Kota Atambua dan sekitarnya.

"Melakukan rekayasa distribusi pengurangan frekuensi aliran,jadwal pengaliran air sebelumnya dua kali seminggu menjadi satu kali dalam seminggu," ucapnya kepada rri.co.id, Rabu 29 Juli 2026.

Kata Antonius, guna memastikan bak penampungan warga tetap terisi penuh,durasi pengaliran saat jadwal tiba juga diperpanjang menjadi 6 hingga 7 jam per sesi.

"Kebijakan ini diambil secara taktis demi menjaga pemerataan air di seluruh wilayah pelayanan dan untuk menekan resiko kekosongan pasokan total selama puncak musim kemarau," ujar Antonius.

Ia menuturkan, strategi ini dirancang untuk mencegah terjadinya kelangkaan total di wilayah Atambua sekitarnya, sekaligus meminimalkan dampak penurunan debit sumber air baku yang biasa terjadi selama musim kering.

"Puncak musim kemarau selalu memicu risiko penurunan drastis debit air baku pada instalasi pengolahan.Kebijakan taktis ini bertindak sebagai katup pengaman agar sistem distribusi tidak macet total dan masyarakat tidak sampai mengalami dehidrasi atau krisis air bersih yang ekstrem," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....