Bupati Belu Lepas 148 Mahasiswa Penerima KIP-K
- 17 Okt 2025 07:27 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Sebanyak 148 mahasiswa asal Kabupaten Belu resmi dilepas menuju Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya untuk mengikuti pendidikan tinggi melalui Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Selasa (14/10/2025), dan dihadiri oleh Bupati Belu, para orang tua mahasiswa, serta undangan lainnya.
Dalam laporan panitia disebutkan, jumlah pendaftar program ini mencapai 219 orang, dengan rincian 148 orang lolos seleksi, 11 orang tidak memenuhi syarat, dan 60 orang mengundurkan diri. Para mahasiswa yang lolos tersebar di 9 fakultas, di antaranya Hukum, Teknik, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Sosial dan Politik, Ilmu Komunikasi, Kesehatan, dan Pertanian, serta berasal dari 12 kecamatan di Kabupaten Belu.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk melepas para mahasiswa penerima KIP-K.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan karena atas anugerah-Nya, saya bisa berbuat kebaikan untuk kalian semua. Saya yakin, 148 orang yang berangkat hari ini suatu saat nanti akan berhasil, dan jika sudah berhasil, jangan lupa untuk berbuat baik bagi orang lain,”ucap Bupati Willy Lay.
Bupati Belu juga mengingatkan para mahasiswa agar rajin belajar dan disiplin, tidak hanya aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Ia menegaskan agar penerima KIP-K memanfaatkan kesempatan kuliah ini sebaik-baiknya dan mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
“Saya harap kalian semua belajar sungguh-sungguh. Setiap hari sisihkan waktu minimal tiga jam untuk belajar. Jangan sampai menjadi ‘mahasiswa abadi’. Kalau bisa, tiga sampai tiga setengah tahun sudah selesai, dan IP di atas tiga,”ujar Bupati Willy Lay.
Lebih lanjut, Bupati Willy Lay juga menyampaikan terima kasih kepada Fraksi Partai Demokrat DPRD Belu, khususnya Ibu Anita Gah, yang telah memperjuangkan pembiayaan program KIP-K melalui Kementerian Pendidikan.
Selain itu, Bupati Willy Lay mengajak para mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah lulus. Pemerintah Kabupaten Belu saat ini telah menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga tenaga kerja, termasuk Binawan, dalam penyediaan pelatihan bahasa dan penempatan kerja ke Jepang.
“Kalian harus punya cita-cita besar. Tidak semua bisa jadi PNS, karena formasi terbatas. Belajar bahasa asing sejak sekarang, Jepang, Inggris, Jerman, atau Korea, agar peluang kerja terbuka lebar, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Bupati Willy Lay.
Menutup sambutannya, Bupati Willy Lay berpesan agar para mahasiswa selalu saling mendukung dan menjaga persaudaraan selama di perantauan.
“Ingat, Belu artinya sahabat. Di rantau, sahabatlah yang menjadi saudara. Jadi kalian harus saling bantu dan saling jaga. Dua tahun lagi saya akan datang melihat kalian di Unitomo, dan saya harap jumlahnya tetap 148 orang seperti hari ini,” kata Willy Lay disambut tepuk tangan hadirin.
Bupati Belu juga menitipkan pesan kepada orang tua agar selalu mendoakan anak-anak mereka dari rumah.“Biarlah anak-anak berjuang menuntut ilmu di rantau, dan orang tua terus mendoakan dari sini. Kalau rindu, bisa video call. Yang penting nanti mereka pulang membawa gelar sarjana,” pungkasnya. Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama Bupati Belu dengan para mahasiswa penerima KIP-K dan keluarga mereka. (Prokopimbelu).