Kemenhaj PHU Belu Tegaskan Pelayanan Haji Tetap Maksimal

  • 13 Jan 2026 21:26 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Belu Maskur Kadir, S.Sos.I menegaskan bahwa kualitas pelayanan terhadap jemaah haji 1447 H/2026 M tetap maksimal meskipun adanya penurunan biaya haji.

Hal ini ditekankan dirinya, untuk menepis isu liar, penurunan biaya haji akan berdampak pada kualitas pelayanan selama menjalankan ibadah haji.

Maskur Kadir menegaskan kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban jemaah tanpa mengurangi kualitas layanan yang telah menjadi prioritas pemerintah.

Ia juga menambahkan prinsip utama penyelenggara haji yakni menempatkan pelayanan jemaah sebagai prioritas utama dalam memperoleh layanan yang tertib, nyaman, dan aman sebelum keberangkatan maupun saat tiba dan menjalankan ibadah haji di Tanah Suci hingga kembali ke tanah air.

Ditekankan Maskur Kadir bahwa pada dasarnya setiap kebijakan diarahkan berdasarkan kajian yang mendalam agar berdampak langsung pada kenyamanan, keselamatan, dan ketenangan jemaah.

,"Kualitas pelayanan jemaah haji tetap maksimal seperti biasanya,bahkan komitmen kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan untuk kenyamanan semua calon jemaah haji, semua tetap normal seperti biasa dan pada umumnya," ucap tegas Maskur Kadir. Selasa (13/1/26).

Adapun penurunan biaya haji yang dimaksudkan seperti BPIH tahun 2025 Rp89.410.259 dan BPIH tahun 2026 Rp87.409.365, ini menunjukkan perbedaan penurunan sekitar Rp2.000.894.

Sementara untuk Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang bayarkan jamaah haji tahun 2025 Rp55.431.751 dan ditahun 2026 Rp54.193.806 perbedaan penurunan Rp1.237.945 dan nilai manfaat yang ditanggung Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tahun 2025 Rp33.978.508 dan ditahun 2026 Rp33.215.559 sehingga perbedaan pengurangan Rp762.949. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....