Judi Online Rusak Finansial Generasi Muda Alor
- 30 Jun 2026 21:56 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Ketua Bidang Seni, Budaya, dan Olahraga Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur (Kabid SPM DPD IMM NTT), Abdul Hamid Kadir, menilai judi online berdampak serius terhadap kondisi ekonomi generasi muda. Menurutnya, banyak anak muda khususnya di Kabupaten Alor yang mengalami kerugian finansial akibat terus tergiur bermain judi online.
Ia mengatakan tidak sedikit pelaku yang menghabiskan uang tabungan, uang sekolah, bahkan meminjam uang demi terus berjudi. Kondisi tersebut, menurut Abdul Hamid, menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.
"Mahasiswa yang seharusnya menggunakan uang untuk membayar registrasi justru menggunakannya untuk bermain judi online," ujar Abdul Hamid Kadir. Ia menambahkan kebiasaan tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga membebani keluarga.
Orang tua yang bekerja keras memenuhi kebutuhan pendidikan anak akhirnya harus menanggung dampak dari perilaku berjudi.
Menurut Abdul Hamid, banyak pelaku akhirnya terlilit utang karena berusaha menutupi kerugian yang dialami.
Keinginan untuk mengembalikan uang yang hilang justru membuat mereka semakin terjebak dalam lingkaran perjudian.
Ia mengingatkan bahwa keuntungan dari judi online hanya bersifat sementara, sedangkan kerugiannya dapat berlangsung dalam jangka panjang.
Karena itu, generasi muda diharapkan lebih bijak mengelola keuangan dan tidak mudah tergiur janji keuntungan instan. Abdul Hamid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran judi online di kalangan generasi muda.
Menurutnya, edukasi dan pengawasan menjadi langkah penting untuk melindungi masa depan anak muda. "Edukasi dan pengawasan tentu saja menjadi langkah penting untuk melindungi masa depan anak-anak kita terutama di Kabupaten Alor," ucap Abdul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....