Pencegahan Child Grooming Perlu Dimulai dari Edukasi sejak Dini

  • 31 Mar 2026 21:12 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Mahasiswa Magister Psikologi UGM, Ryati Bouk, menekankan pentingnya pencegahan child grooming melalui edukasi sejak dini. Hal itu disampaikan Ryati saat diwawancarai pro 2 beberapa waktu lalu, anak perlu dibekali pengetahuan agar mampu mengenali potensi ancaman, terutama di era digital saat ini.

Ia menjelaskan bahwa literasi digital menjadi salah satu langkah utama dalam pencegahan. Anak perlu memahami risiko interaksi online serta mampu membedakan perilaku yang aman dan berbahaya.

Selain itu, pendidikan seks berbasis perlindungan diri juga perlu diberikan secara tepat. Anak harus mengetahui batasan tubuh dan memiliki keberanian untuk menolak situasi yang tidak nyaman.

Ryati menambahkan bahwa sekolah memiliki peran penting melalui program edukasi tentang safe boundaries. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman sekaligus mendukung perkembangan kesadaran anak.

"Orang tua juga didorong untuk mengikuti pelatihan parenting guna meningkatkan kemampuan pengasuhan. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci dalam mencegah terjadinya child grooming," Kata Ryati.

Menurutnya, pencegahan yang efektif membutuhkan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, risiko child grooming dapat diminimalkan sejak awal.

Ia berharap edukasi yang berkelanjutan dapat membangun generasi yang lebih sadar dan mampu melindungi diri. Pencegahan yang kuat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....