Tersulut Emosi Seorang Ayah di TTU Lakukan Kekerasan
- 13 Mar 2026 07:15 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Kefamenanu - Lambertus Fio, yang sudah lansia membacok anaknya yakni Marselinus Seko. Sebelum pembacokan dilakukan, sang anak terlebih dahulu melempar Lambertus dengan batu di dahi. Karena itu, Lambertus tersulut emosi lalu ia dengan refleks mengayunkan para ke arah leher bagian belakang Marselinus sehingga menyebabkan luka menganga dan harus dilarikan ke Puskesmas Napan untuk perawatan intensif. Hal ini disampaikan oleh Kapolres TTU AKBP Eliana Papote melalui Kasie Humas Polres IPDA Markus Wilco Mitang pada Kamis 12 Maret 2026.
Menurut IPDA Wilco, penganiyaan berat itu terjadi di di RT/RW 006/002, Desa Sainoni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara. Belum diketahui motif dari korban (Marselinus) yang berusia 53 tahun tiba-tiba mendatangi rumah ayahnya dan melemparnya sehingga pelaku reflek dan membacoknya.
Ia melanjutkan bahwa peristiwa penganiayaan tersebut disaksikan oleh, Adalina Irma Abi dan Gaspar Abi, yang merupakan warga di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa pembacokan itu diperkirakan terjadi pada pukul 14.20 Wita.
Setelah pembacokan itu, aparat kepolisian dari Polsek Miomaffo Timur bersama personel Pospol Napan mendatangi lokasi kejadian pada pukul 15.00 Wita untuk melakukan penanganan awal.
"Berdasarkan keterangan awal Lambertus (pelaku) peristiwa itu bermula ketika korban datang ke rumahnya lalu melempar pelaku menggunakan batu hingga mengenai bagian dahi. Karena itu, ia melakukan balasan secara refleks dengan mengayunkan parang yang sedang dipegang hingga mengenai bagian belakang leher korban", ujar IPDA Wilco mengutip pernyataan Lambertus.
Selanjutnya, korban berlari menyelamatkan diri di jalan dengan kondisi terluka pada bagian leher. Sehingga 2 orang saksi yang mendengar keributan itu segera memberikan pertolongan. Para saksi menutup luka korban dengan kain dan menghentikan pengendara sepeda motor yang melintas untuk membawa korban ke Puskesmas Napan guna mendapatkan perawatan medis.
Untuk penyelidikan lanjutan terhadap peristiwa itu, Kapolsek Miomaffo Timur IPDA Kornelis Lamapaha bersama anggota Polsek dan personel Pospol Napan segera mendatangi TKP untuk melakukan penanganan serta mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait. Sehingga kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut", ujar IPDA Wilco (SK).