Kekerasan terhadap Perempuan Banyak Terjadi di Rumah Tangga

  • 30 Nov 2025 19:21 WIB
  •  Atambua

KNRN, Atambua: Sebagian besar kasus kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Alor terjadi di lingkungan rumah tangga. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Alor, Madriyana Cendana Pong kepada RRI beberapa waktu lalu.

“Hampir 90 persen kasus yang dilaporkan ke polisi berasal dari rumah tangga,” ujarnya. Menurutnya, pelaku umumnya adalah orang terdekat korban seperti suami, saudara, atau anggota keluarga lain.

Madriyana menilai, rendahnya pemahaman hukum di masyarakat menyebabkan korban sering kali memilih diam. “Banyak yang dibujuk oleh keluarga hingga akhirnya mencabut laporan,” katanya.

Ia menyesalkan sikap masyarakat yang kerap mendahulukan perdamaian keluarga dibandingkan penegakan hukum. “Padahal kalau dibiarkan, kekerasan akan berulang dan korban terus menderita.”

Madriyana mengajak masyarakat untuk berhenti melindungi pelaku kekerasan dan memberi dukungan penuh bagi korban untuk melapor. “Jangan biarkan kejahatan diselesaikan dengan damai keluarga, karena itu bukan jalan keluar,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....