Pemuda di Belu Mabuk, Hadang Pengendara dengan Belati
- 28 Sep 2025 15:14 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Peristiwa mencekam terjadi di Jembatan Air Nona, Jalan Diponegoro, arah Dusun Toro ke Nekafehan, Kecamatan Atambua Barat. Berlangsung pada Jumat (26/9/2025), sekitar pukul 03.05 Wita dini hari.
Sekelompok pemuda diduga sedang dalam kondisi mabuk, tanpa ampun menghadang sejumlah kendaraan yang melintas di kawasan sepi tersebut. Aksi ini dikeluhkan seorang fotografer bernama Melki yang menjadi korban penghadangan tersebut kepada rri.co.id, Sabtu (27/9/2025).
Melki menyebut tindakan itu sebagai ancaman keamanan yang sangat membahayakan nyawa. Melki menceritakan kronologi kejadian malam itu.
"Ada beberapa pengendara motor nyaris kecelakaan karena panik luar biasa, mereka ingin menghindari aksi brutal para pemuda mabuk itu," ujarnya.
Melki yang mendahului pengendara lain sepulang menghadiri pesta di daerah Kuneru, kaget dihadang beberapa pemuda memakai pisau belati. Pengendara lain panik, langsung tancap gas berusaha meninggalkan lokasi dengan kecepatan tinggi.
Sementara Melki yang terlanjur dekat, tak punya pilihan lain langsung menjatuhkan sepeda motornya dan lari mengamankan diri. Ia berlari kencang ke rumah warga di daerah Nekafehan lalu menghubungi keluarganya di Kuneru untuk meminta bantuan.
Keluarga korban yang panik langsung datang ke lokasi bersama beberapa warga sekitar. Di lokasi tersebut, sepeda motor milik Melki masih tergeletak di jalan sementara para pelaku penghadangan sudah meninggalkan lokasi.
Melki berharap insiden yang dialaminya dapat menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang dalam mencegah aksi serupa terjadi lagi. Sebab, kasus kejahatan seperti ini dapat mencoreng citra keamanan di Atambua, kota perbatasan, terutama pada malam hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....